SBI Gandeng Solana Kembangkan Stablecoin, Aset Bertokenisasi, dan Pembayaran Digital
Ringkasan Pasar AI
Kemitraan SBI dengan Solana Foundation untuk membangun stablecoin teregulasi, infrastruktur penerbitan/penyelesaian aset bertokenisasi, dan pembayaran lintas batas di Jepang dan Asia memperkuat narasi adopsi institusional Solana. Usaha patungan yang direncanakan (rebranding SBI R3 Japan menjadi SBI Solana Global menunggu persetujuan) menargetkan stablecoin yen, obligasi/dana/real estat bertokenisasi, serta layanan berfokus kepatuhan untuk institusi keuangan. Meskipun jadwal dan komitmen klien tidak diungkapkan, pengumuman tersebut dapat mendukung positioning SOL dalam jangka dekat seputar penggunaan RWA dan pembayaran.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SOL/USDT+2.13%
Wawasan AI · SOL/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
SBI Holdings menjalin kemitraan dengan Solana Foundation untuk memperluas layanan blockchain teregulasi di Jepang dan pasar Asia. Fokus kerja sama mencakup stablecoin, aset bertokenisasi, pembayaran lintas negara, serta infrastruktur blockchain untuk institusi keuangan, dengan Solana sebagai jaringan utama.
Solana Foundation akan bergabung ke joint venture SBI R3 Japan bersama SBI Holdings dan Sumitomo Mitsui Financial Group. Entitas tersebut berencana mengganti nama menjadi SBI Solana Global setelah seluruh persetujuan dan prosedur korporasi rampung. Kesepakatan ini diumumkan pada 13 Juli; nilai investasi Solana Foundation tidak diungkap.
SBI Solana Global ditujukan untuk menghubungkan sistem keuangan teregulasi Jepang dengan pasar blockchain di luar negeri. SBI menyebut Solana akan digunakan untuk penerbitan, distribusi, hingga penyelesaian (settlement) transaksi. Mitra belum memaparkan target pendapatan, volume peluncuran, maupun komitmen klien.
Produk utama yang disiapkan meliputi stablecoin berdenominasi yen, termasuk JPYSC, untuk kebutuhan pembayaran dan settlement onchain. Inisiatif ini juga mencakup tokenisasi obligasi korporasi, commercial paper, reksa dana/investment funds, serta real estat. Penerbit diharapkan dapat mengelola siklus aset dari penerbitan hingga penyelesaian akhir, meski belum ada tanggal peluncuran yang diumumkan.
Selain itu, rencana bisnis mencakup pembayaran lintas negara, layanan untuk institusi keuangan, serta sistem pembayaran bagi agen AI. Seluruh layanan wajib mematuhi aturan Jepang terkait stablecoin, sekuritas, kustodian, dan operasional pasar; sejumlah produk kemungkinan memerlukan persetujuan terpisah sebelum dirilis ke publik.
Di sisi strategi aset digital, SBI sebelumnya telah memperluas operasi teregulasi di Jepang. Perusahaan bekerja sama dengan Startale untuk stablecoin yen teregulasi bagi pembayaran dan pasar bertokenisasi. SBI VC Trade juga meluncurkan stablecoin RLUSD yang didukung dolar AS dari Ripple di Jepang setelah memperoleh persetujuan regulator.
SBI juga berencana mengakuisisi Bitbank melalui transaksi senilai ¥46.7 miliar, yang berpotensi menambah layanan perdagangan kripto, kustodian, dan pinjaman ke dalam jaringan SBI. SBI belum mengonfirmasi apakah Bitbank atau SBI VC Trade akan mendistribusikan produk dari SBI Solana Global.
Aktivitas aset bertokenisasi dan settlement stablecoin di jaringan Solana turut meningkat. Solana mencatat volume spot aset bertokenisasi sebesar $5.77 miliar pada satu kuartal yang disebut sebagai rekor, serta memproses lebih dari satu miliar transaksi mingguan non-vote. Kapasitas ini ingin dimanfaatkan untuk melayani institusi keuangan yang berada di bawah rezim regulasi.
Pergerakan harga SOL juga disorot. Pada 13 Juli, SOL diperdagangkan di kisaran $74 setelah turun hampir 4% dalam 24 jam. Grafik 4 jam menunjukkan pola falling wedge dengan support di sekitar $75.40 dan resistance mendekati $78.50. Jika menembus area tersebut, SOL berpeluang bergerak ke $78.60 dan $79.60.
Level $80 masih menjadi hambatan utama. Klaster likuidasi short berada di sekitar $79.50, $80, dan di atas $81; dorongan kuat melewati area itu berpotensi membawa harga ke $81.80 dan $83.70. Jika penutupan harga turun di bawah $75, pola falling wedge melemah dan tekanan jual dapat membuka ruang ke support $68.75. Penurunan lebih dalam berpotensi menguji kembali area $62.50. Secara teknikal, pembeli perlu mempertahankan $75 dan merebut kembali $80 untuk memperkuat sinyal pemulihan.