Samsung proyeksikan laba operasional kuartalan melonjak 19 kali seiring permintaan AI memicu kelangkaan chip
Ringkasan Pasar AI
Samsung memberikan panduan lonjakan sekitar ~19x YoY pada laba operasional Q2 dan pendapatan yang meningkat tajam, secara material di atas ekspektasi, didorong oleh permintaan yang dipimpin AI yang memperketat pasar memori. Kenaikan harga kuartal-ke-kuartal yang dilaporkan untuk DRAM dan NAND yang terkait HBM mengindikasikan siklus naik yang makin cepat meski akrual bonus lebih tinggi. Pembaruan ini mendukung sentimen jangka dekat untuk saham Samsung serta rekan dan ETF yang terekspos memori.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKSAMSUNG2USD/USDT-4.46%
Wawasan AI · NCSKSAMSUNG2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Samsung Electronics memperkirakan laba operasional pada kuartal II 2024 mencapai 89,4 triliun won, melonjak 19 kali dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan melampaui ekspektasi pasar. Pendapatan diproyeksikan naik 129% menjadi 171 triliun won.
Kenaikan kinerja didorong ekspansi investasi AI yang mengerek permintaan memori, terutama HBM, serta mendorong lonjakan harga DRAM dan NAND. Data Citi menunjukkan harga DRAM naik 44% secara kuartalan (QoQ), sementara NAND menguat 53% QoQ.
Meski unit semikonduktor mencatat kenaikan signifikan pada biaya bonus, profitabilitas tetap kuat dan berada di atas perkiraan. Prospek tersebut menjadi sentimen positif bagi saham Samsung dan ETF bertema memori.