Revolut Akan Hapus USDT per 31 Agustus Jelang Tenggat Kepatuhan MiCA Uni Eropa

Ringkasan Pasar AI
Rencana Revolut untuk menghapus pencatatan USDT bagi pengguna UE menjelang tenggat MiCA memperketat akses yang diatur terhadap stablecoin likuiditas dominan, menandakan meningkatnya tekanan kepatuhan pada venue yang mencantumkan token yang tidak terdaftar. Penghentian bertahap dan konversi fiat yang dipaksakan dapat mempercepat migrasi menuju alternatif yang selaras dengan MiCA dan meningkatkan fragmentasi antara platform yang diatur dan likuiditas offshore/DeFi. Dalam jangka pendek, hal ini dapat mengurangi fleksibilitas jalur stablecoin untuk arus ritel Eropa dan operasi market-making.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.79%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Revolut mulai memberi tahu pelanggan di Eropa bahwa mereka akan menghapus Tether (USDT) dari layanannya. Langkah ini mempercepat penyesuaian platform fintech terhadap aturan baru Uni Eropa. Mengacu pada rincian jadwal yang dilaporkan WuBlockchain, penghentian dilakukan bertahap hingga akhir Agustus. Revolut akan mengizinkan pembelian USDT hanya sampai 6 Juli. Setoran baru USDT ditutup mulai 30 Juli. Penjualan dan penarikan ke dompet eksternal tetap dibuka hingga 31 Agustus. Setelah tanggal itu, saldo USDT yang masih tersisa akan dikonversi otomatis ke mata uang fiat pada kurs pasar yang berlaku. Waktu pelaksanaan ini berkaitan langsung dengan penerapan regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa. Ketentuan MiCA untuk stablecoin mendorong entitas teregulasi meninjau ulang aset yang dapat tetap ditawarkan. USDT disebut belum terdaftar sebagai emoney token yang patuh dalam kerangka baru tersebut, sehingga platform berlisensi di Eropa yang masih mencantumkannya berisiko menghadapi persoalan hukum. Revolut memilih memutus dukungan lebih awal alih-alih menunggu tindakan penegakan. MiCA membentuk pasar yang makin terbelah: stablecoin yang memenuhi ketentuan dapat terhubung dengan infrastruktur pembayaran teregulasi di UE, sementara yang tidak patuh berpotensi menyusut aksesnya di platform mapan. Sejumlah penerbit sudah mendapatkan persetujuan, termasuk Circle dengan USDC. Skema bertahap—menutup pembelian lebih dulu, disusul setoran, lalu konversi final—ditujukan untuk menghindari kepanikan likuiditas di akun pengguna. Pada saat yang sama, klausul "konversi pada kurs pasar yang berlaku" berarti Revolut akan menjadi penjual paksa atas nama pelanggan ketika tenggat tiba. Bagi pengguna yang memegang USDT sebagai lindung nilai atau eksposur dolar digital, konversi otomatis ke fiat memangkas kontrol yang biasanya dianggap penting di ekosistem kripto. Ke depan, pasar akan memantau apakah keputusan Revolut memicu penarikan dukungan USDT yang lebih luas di Eropa. Jika platform lain seperti Bitpanda, N26, atau Trade Republic mengambil langkah serupa, UE berpotensi memasuki lingkungan stablecoin dua lapis: kanal teregulasi berfokus pada aset yang selaras MiCA, sementara DeFi yang tidak teregulasi dan bursa lepas pantai tetap menyediakan likuiditas USDT secara penuh. Fragmentasi ini bisa memunculkan selisih harga dan menambah friksi bagi pelaku yang bertransaksi lintas kedua ekosistem. Ada pula dampak perilaku pengguna. Permintaan stablecoin ritel sering didorong kebutuhan transfer lintas negara dan eksposur dolar, bukan semata aktivitas trading. Bila USDT dikonversi otomatis ke fiat, sebagian pengguna bisa beralih ke dompet nonkustodian agar aturan delisting tidak berlaku—arah yang berlawanan dengan tujuan perlindungan investor yang ingin dicapai MiCA. Di tengah cepatnya konvergensi antara instrumen keuangan tradisional dan onchain, jalur stablecoin menjadi elemen kunci. Penghapusan satu opsi stablecoin besar dari aplikasi fintech utama akan memengaruhi dinamika tersebut di Eropa. Revolut memberi waktu beberapa pekan untuk bertindak, tetapi tetap memaksa pengguna mengambil keputusan. Sementara itu, pasar menilai apakah arsitektur MiCA akan menjadi pagar pelindung bagi investor Eropa atau justru menciptakan sekat buatan yang mengubah arus likuiditas dengan konsekuensi di luar perkiraan regulator.