XPR Network Diretas dalam Insiden proton.swaps Senilai US$9 Juta, Harga XPR Turun 6,5%

Ringkasan Pasar AI
XPR Network mengalami eksploitasi sekitar ~$9 juta di proton.swaps akibat validasi input yang lemah, memicu penurunan ~6,5% dan turnover yang meningkat seiring memburuknya kepercayaan. Meskipun para produsen menambal kontrak tersebut dan dilaporkan mengamankan sebagian besar XPR yang terdampak di bawah kendali komunitas, peristiwa ini menyoroti risiko penularan yang persisten pada smart contract dan pool likuiditas. Fokus jangka dekat adalah pada pemulihan likuiditas dan kepercayaan pengguna, dengan risiko limpahan residual bagi ekosistem DeFi yang lebih kecil.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.20%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
XPR Network, blockchain layer-1, mengalami eksploitasi setelah pelaku menguras sekitar 1,56 miliar XPR senilai kurang lebih US$4,03 juta dari proton.swaps. Serangan memanfaatkan celah pada fungsi penarikan yang masih menerima jumlah bernilai negatif. Dengan trik ini, pelaku dapat memanipulasi saldo internal terlebih dahulu, lalu menarik token nyata. Metode tersebut kemudian diterapkan ke sejumlah pool aset, termasuk XUSDC, XMD, METAL, LOAN, serta aset hasil bridging. Dalam 11 menit sejak serangan dimulai, likuiditas yang dicuri melampaui US$9 juta. Selain itu, sekitar 563 juta XPR (sekitar US$1,46 juta) berpindah melalui protokol LOAN setelah pelaku meminjam dengan jaminan stablecoin hasil curian. Total XPR yang terlibat mencapai kira-kira 2,12 miliar, setara 6,5% dari pasokan beredar. Setelahnya, pelaku memindahkan 764 juta XPR (sekitar US$1,98 juta) dan 150.000 METAL (sekitar US$195.000) ke akun lain. Para produsen jaringan kemudian mengidentifikasi celah tersebut dan menambal kontrak. Insiden ini menegaskan bahwa validasi input yang lemah dapat memperbesar kerugian dengan cepat di ekosistem pool likuiditas yang saling terhubung. Pergerakan harga: aksi jual uji kepercayaan pasar Dampak on-chain segera merembet ke harga XPR. Pada 11 September, XPR diperdagangkan di sekitar US$0,00276 sebelum jatuh tajam keesokan harinya. Tekanan jual menekan harga ke level terendah harian sekitar US$0,00242, turun sekitar 6,5%. Setelah penurunan, pembeli masuk dan mendorong harga kembali mendekati US$0,00259. Pemulihan tetap terbatas karena token masih bergerak di bawah level support US$0,00271. RSI turun ke 27,47, menempatkan XPR di area oversold dan mencerminkan tekanan jual yang kuat. Aktivitas perdagangan meningkat, dengan turnover mendekati US$4 juta. Kenaikan ini menunjukkan adanya minat beli, tetapi pemulihan berkelanjutan memerlukan XPR merebut kembali US$0,00271 dan menstabilkan sentimen. Sebagian besar dana diamankan pasca-eksploitasi Jejak perpindahan dana setelah kejadian memberi gambaran kerusakan dan peluang pemulihan. Dari 2,12 miliar XPR yang tersentuh, sekitar 1,80 miliar masih berada di akun yang dikendalikan pelaku. Hanya 319,5 juta XPR yang mencapai venue eksternal, sehingga jumlah yang keluar dari kendali jaringan relatif terbatas dan memberi ruang bagi produsen jaringan untuk bertindak. Produsen menerapkan patch pada kontrak pada 21:32 UTC. Lalu pada 23:26 UTC, produsen menyita 1,80 miliar XPR dan menempatkannya di bawah kendali komunitas. Dengan langkah ini, sebagian besar dana terdampak dinilai masih dapat dipulihkan. XPR juga cenderung stabil di kisaran US$0,00261–US$0,00262 pada 13 September, mengindikasikan tekanan jual mereda. Setelah mayoritas dana diamankan, perhatian beralih pada kemampuan XPR memulihkan likuiditas dan membangun kembali kepercayaan pengguna. Ringkasan XPR Network mengalami kerugian sekitar US$9 juta dalam eksploitasi proton.swaps, sementara XPR sempat turun 6,5% sebelum stabil. Sebagian besar XPR yang dicuri berhasil diamankan, dan fokus berikutnya adalah pemulihan likuiditas serta kepercayaan pasar.