Open interest Polymarket US tembus US$111 juta, hampir dua kali lipat pasca Piala Dunia

Ringkasan Pasar AI
Platform Polymarket yang teregulasi di AS, khusus fiat saja, mencapai $111.4M dalam open interest dan kini mewakili 54% dari total volume Polymarket, menyimpang dari penurunan pasca-Piala Dunia yang terlihat di seluruh pasar prediksi. Pergeseran menuju KYC, kontrak berdenominasi USD, dan positioning berjangka lebih panjang menunjukkan permintaan meluas melampaui aliran kolateral yang berasal dari kripto. Dampak jangka dekat kemungkinan terkonsentrasi pada segmen pasar prediksi ketimbang aset kripto utama.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
BTC/USDT-0.72%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pasar prediksi Polymarket US yang beroperasi di bawah regulasi AS mencatat open interest US$111,4 juta, hampir dua kali lipat sejak Piala Dunia FIFA 2026 berakhir pada pertengahan Juli. Unit ini kini menyumbang 54% dari total volume Polymarket, capaian menonjol untuk produk yang baru diluncurkan pada Desember 2025. Kenaikan tersebut terjadi saat tren industri bergerak sebaliknya. Setelah final Piala Dunia pada 19 Juli, open interest gabungan di berbagai pasar prediksi—termasuk pesaing Kalshi—turun sekitar 20%. Polymarket US justru terus menanjak. Piala Dunia 2026 menjadi masa panen bagi pasar prediksi. Kategori sepak bola di Polymarket menghasilkan volume lebih dari US$2 miliar dalam 10 hari pertama turnamen. Pada periode yang sama, puncak open interest gabungan Kalshi berada di kisaran US$2 miliar. Sesudah turnamen, open interest Kalshi melemah dari mendekati US$2 miliar menjadi sekitar US$1,5 miliar pada akhir Juli. Berbeda, open interest Polymarket US berlanjut naik sepanjang Agustus dan mencapai US$111,4 juta per 22 Agustus. Perbedaan utama Polymarket US ada pada struktur produknya. Polymarket versi asli merupakan platform kripto-native, dengan jaminan (collateral) ditempatkan on-chain. Polymarket US sepenuhnya menggunakan kontrak fiat dalam dolar AS dan menerapkan kepatuhan KYC penuh—tanpa collateral kripto dan tanpa dompet anonim. Polymarket US muncul setelah Polymarket mengakuisisi QCEX pada Desember 2025, yang memberi kerangka regulasi untuk melayani pengguna Amerika secara legal. Fakta bahwa pasar prediksi yang teregulasi penuh dan berbasis fiat kini menguasai 54% volume total Polymarket mengindikasikan sumber permintaan yang menguat: basis pengguna yang nyaman dengan KYC dan posisi berdenominasi dolar, bukan sekadar spekulan yang mencari eksposur berleverage pada hasil-hasil yang tidak umum. Pasca Piala Dunia, karakter aktivitas juga bergeser. Selama turnamen, taruhan per pertandingan menciptakan perputaran tinggi karena posisi dibuka dan ditutup dalam hitungan jam. Kontraknya berumur pendek, melekat pada laga dan hasil tertentu di hari tertentu. Setelah turnamen usai, kontrak yang tersisa cenderung berjangka lebih panjang. Open interest yang lebih tinggi dengan volume yang lebih rendah kerap menjadi ciri pasar yang bergeser dari spekulasi jangka pendek ke posisi yang ditahan lebih lama. Dalam peta persaingan, Kalshi masih jauh lebih besar dari Polymarket US dalam open interest absolut, sekitar US$1,5 miliar dibanding US$111,4 juta. Bedanya, angka Kalshi menunjukkan tren turun, sementara Polymarket US bergerak naik.