Militer AS Lanjutkan Serangan Udara Malam Ketujuh ke Iran; Indeks Semikonduktor Philadelphia Resmi Masuk Bear Market
Ringkasan Pasar AI
Permusuhan AS-Iran yang meningkat (malam ketujuh berturut-turut serangan dan potensi penambahan kapasitas pengisian bahan bakar di udara AS) memperkuat premi risiko geopolitik karena Iran mengklaim serangan terhadap aset AS di Bahrain. Minyak bereaksi tajam, dengan WTI dan Brent membukukan kenaikan harian dan mingguan yang besar, memperketat kondisi risiko energi jangka dekat. Selera risiko yang lebih luas tampak rapuh: indeks utama AS turun dan Philadelphia Semiconductor Index memasuki pasar bearish teknikal.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILWTI2USD/USDT+3.86%
Wawasan AI · NCCO1OILWTI2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
HuoXing Finance News:
1. Komando Pusat AS (U.S. Central Command) menyatakan bahwa pada pukul 15.00 waktu Timur AS hari ini, pasukan AS melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran. Ini menjadi malam ketujuh berturut-turut serangan udara oleh AS.
2. Sejumlah sumber AS dan Israel melaporkan pemerintah AS telah "memberi tahu" Israel mengenai rencana pengerahan puluhan pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara tambahan, yang berpotensi memperluas operasi militer terhadap Iran.
3. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada dini hari tanggal 18 waktu setempat menyatakan telah menyerang dan menghancurkan fasilitas penyimpanan kapal tanpa awak milik AS di Bahrain, dengan banyak unit kapal tanpa awak terbakar.
4. Presiden AS Trump menulis di internet menuduh Kanada buruk dalam pengelolaan hutan sehingga menimbulkan kerugian "miliaran dolar" bagi AS. Ia mengatakan akan menelepon Perdana Menteri Kanada hari ini dan mengancam memasukkan kerugian AS tersebut ke dalam pembayaran tarif Kanada.
5. Simpanan perbankan AS turun dari US$19,435 triliun pekan lalu menjadi US$19,361 triliun.
6. Meta tengah melakukan pembicaraan awal dengan Anthropic untuk menyewa daya komputasi dari pusat data Meta. Kemitraan ini berpotensi berlangsung dua tahun dengan nilai hingga US$10 miliar.
7. Apple menaikkan harga langganan Apple Music dan Apple One; tarif Apple Music naik dari US$10,99 menjadi US$11,99.
8. Barclays mempertahankan proyeksi harga minyak Brent di US$96 per barel pada 2026 dan US$85 per barel pada 2027.
9. Apple disebut sedang menjalani pembicaraan awal terkait penyelesaian dengan Departemen Kehakiman AS atas gugatan antimonopoli yang diajukan pada 2024, yang menuding pelanggaran oleh produsen iPhone tersebut.
10. Hakim menyatakan putusan untuk perkara Paramount–Warner Bros. Discovery akan diterbitkan paling lambat 22 Juli.
11. SpaceX bernegosiasi dengan Departemen Pertahanan AS untuk menyediakan daya komputasi pusat data guna menjalankan model AI, dengan potensi nilai mencapai miliaran dolar.
12. ASML berencana memberikan bonus satu kali sebesar €20.000 kepada karyawan, menambah daftar perusahaan semikonduktor yang membagikan hasil kinerja kepada staf seiring permintaan berbasis AI mendorong penjualan ke rekor tertinggi.
13. Layanan Pemantauan Atmosfer Copernicus Uni Eropa menyatakan pada tanggal 17 bahwa kebakaran hutan yang terus berlangsung di Kanada menghasilkan kepulan asap masif yang menurunkan kualitas udara di wilayah luas Kanada dan timur laut Amerika Serikat. Final Piala Dunia FIFA pada tanggal 19 di New Jersey juga berpotensi terdampak asap.
14. Tiga indeks utama Wall Street ditutup melemah: Dow turun 0,77% (mingguan -0,93%), Nasdaq turun 1,4% (mingguan -2,9%), dan S&P 500 turun 1,01% (mingguan -1,55%). Indeks Semikonduktor Philadelphia ditutup turun 1,63% dan telah melemah 20,2% dari rekor penutupan tertinggi sepanjang masa pada 22 Juni, sehingga masuk wilayah bear market secara teknikal.
15. Minyak mentah WTI berjangka ditutup di US$82,49 per barel, naik 4,48% dengan kenaikan mingguan 14,35%. Minyak Brent berjangka ditutup di US$88,10 per barel, naik 4,59% dengan kenaikan mingguan 15,91%.
16. Emas berjangka COMEX naik 0,77% ke US$4.023 per ons, namun turun 2,56% dalam sepekan. Perak berjangka COMEX naik 0,06% ke US$56,22 per ons, turun 6,77% dalam sepekan. (Cailian News)