Bursa Jepang dan Korea Selatan anjlok tajam; KOSPI sempat memicu penghentian sementara (circuit breaker)
Ringkasan Pasar AI
Nikkei 225 Jepang dan KOSPI Korea Selatan anjlok tajam, dengan KOSPI memicu circuit breaker setelah penurunan intraday melampaui 8%. Penurunan besar pada eksportir teknologi berkapitalisasi besar (misalnya, SK Hynix, Samsung) mengindikasikan pergerakan risk-off yang luas dan potensi deleveraging di seluruh saham Asia. Guncangan ini dapat memperketat kondisi keuangan regional dan menekan aset berisiko yang berkorelasi dalam jangka pendek.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIKOSPI2USD/USDT-5.11%
Wawasan AI · NCSIKOSPI2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pasar saham Jepang dan Korea Selatan melemah tajam pada Senin, 13 Juli. Indeks Nikkei 225 ditutup turun 1.315,00 poin atau 1,92% ke level 67.242,73. Saham Kioxia merosot lebih dari 10%.
Di Korea Selatan, Indeks KOSPI ditutup anjlok 670 poin atau 8,96% ke 6.805,88. Dalam perdagangan, KOSPI sempat memicu "circuit breaker" setelah penurunan melampaui 8%. Di level saham, SK Hynix jatuh 15,3% dan Samsung Electronics melemah 10,7%. (Jinshi)