Metaplanet Tambah Bersih 1.000 BTC pada Kuartal III, Kepemilikan Tembus 44.000 BTC

Ringkasan Pasar AI
Metaplanet mengungkapkan kenaikan bersih Q3 sebesar 1.000 BTC, meningkatkan kepemilikan menjadi 44.000 BTC dan memperkuat tren treasury BTC publik paling agresif di Asia. Siklus jual dan beli kembali pada kuartal tersebut dibingkai sebagai uji ketahanan likuiditas bagi pemberi pinjaman, alih-alih akumulasi murni, yang menandakan akses pendanaan sambil mempertahankan eksposur BTC jangka panjang. Perusahaan tersebut juga menguraikan program pendapatan bunga dan pendapatan opsi yang berkelanjutan untuk membantu mengimbangi biaya pendanaan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.64%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Metaplanet, perusahaan Jepang pengelola kas (treasury) berbasis bitcoin, mencatat penambahan bersih 1.000 Bitcoin pada kuartal III. Total kepemilikan naik menjadi 44.000 BTC senilai sekitar US$3,8 miliar per 30 September, berdasarkan pengungkapan perusahaan yang dilaporkan CoinDesk. Emiten yang tercatat di Tokyo ini menjadi salah satu akumulator bitcoin publik paling agresif di Asia sejak mulai membeli aset tersebut pada April 2024. Kenaikan terbaru bukan sekadar pembelian bertahap, melainkan hasil skema jual lalu beli kembali yang ditujukan untuk menunjukkan kemampuan likuiditas. Sepanjang kuartal tersebut, Metaplanet menjual 10.000 BTC senilai sekitar US$789,2 juta dengan harga rata-rata US$78.925 per koin, lalu membeli kembali 11.000 BTC senilai US$948,7 juta dengan harga rata-rata US$86.246. Dana hasil penjualan sempat ditahan dalam bentuk kas untuk menunjukkan perusahaan mampu menutup utang berbunga, meski kewajiban tersebut tidak dilunasi, sebelum pembelian kembali dilakukan pada harga yang lebih tinggi. Manajemen menilai langkah ini sebagai bukti akses likuiditas yang cepat tanpa mengurangi eksposur bitcoin jangka panjang, aspek yang kerap menjadi perhatian pemberi pinjaman pada neraca treasury kripto. Posisi total Metaplanet kini memiliki cost basis sekitar US$4,33 miliar, setara US$98.454 per BTC. Perusahaan juga memperkenalkan "Net Interest Income Strategy" yang menargetkan investasi terutama pada sekuritas preferen yang diterbitkan perusahaan treasury bitcoin, dengan rencana alokasi sekitar 10% hingga 15% dari total aset. Program ini ditujukan untuk menghasilkan imbal hasil di atas biaya pendanaan Metaplanet, membantu pembayaran kewajiban yang ada sekaligus mendukung pembelian bitcoin lanjutan. Strategi tersebut berjalan beriringan dengan bisnis opsi bitcoin yang telah mencetak pendapatan selama delapan kuartal berturut-turut. Pada kuartal III, bisnis pendapatan bitcoin berbasis opsi membukukan pendapatan sekitar US$5,4 juta, turun 51% dibanding kuartal sebelumnya dan turun 65% secara tahunan. Pendapatan sembilan bulan mencapai sekitar US$35,2 juta. Nilai transaksi penjualan pada kuartal III melampaui total utang perusahaan, menegaskan skala demonstrasi likuiditas. "Tujuan kami adalah membangun perusahaan keuangan Bitcoin terdepan di Asia," kata CEO Simon Gerovich. Kuartal ini memperkuat posisi Metaplanet di jajaran pemegang bitcoin korporasi terbesar di Asia, mengikuti jejak Strategy dan sejumlah perusahaan treasury publik lain yang menggabungkan strategi penghasil pendapatan dengan kepemilikan asetnya. Saham Metaplanet ditutup naik 2% pada Senin di 297 yen (US$1,88).