Liquid Network Pulihkan 3.400 BTC, Masih Ada 598 BTC Belum Kembali Usai Insiden Keamanan

Ringkasan Pasar AI
Liquid Network memulihkan ~3.400 BTC setelah sebuah insiden keamanan, tetapi ~598 BTC masih belum dikembalikan dan sidechain tersebut masih dijeda sementara Blockstream dan anggota Federation menambal node, menangani chain split, dan merencanakan restart terkoordinasi. Downtime yang berlanjut, jeda bursa pada aliran LBTC, dan negosiasi "whitehat" yang belum terselesaikan meningkatkan risiko counterparty dan operasional seputar infrastruktur Bitcoin L2/bridge, yang berpotensi membebani selera risiko kripto dalam jangka dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.95%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Liquid Network, solusi Bitcoin Layer 2, telah memulihkan 3.400 BTC dari sekitar 4.000 BTC yang ditarik keluar dalam insiden keamanan pada Minggu lalu. Informasi ini disampaikan Samson Mow dalam pembaruan terbarunya. Pihak yang mengaku sebagai peretas whitehat sebelumnya menyampaikan kepada perusahaan yang dipimpin Adam Back bahwa dana akan dikembalikan setelah masalah jaringan diperbaiki. Dalam pesannya, mereka memperingatkan chain masih berisiko dan meminta Blockstream menambal setiap node terlebih dulu sebelum Bitcoin ditransfer kembali. Dana tersebut akhirnya dikembalikan setelah Blockstream mengonfirmasi node bridge yang terdampak sudah dipatch. Meski begitu, sekitar 598 BTC masih belum kembali. Blockstream menyatakan masih berkomunikasi dengan pihak-pihak yang mengklaim sebagai whitehat. Perkembangan ini menyusul pengungkapan Liquid bahwa BTC senilai sekitar US$320 juta telah ditarik dari dompet Federation. Perpindahan dana dilakukan menggunakan SideSwap PAK, sementara Pegout Authorization Key disebut tidak dikompromikan. Sejumlah bursa kemudian menghentikan atau bersiap menghentikan setoran dan penarikan LBTC. Di sisi lain, Liquid menonaktifkan node bridge sehingga sidechain praktis berhenti. Hingga kini jaringan masih dalam status pause saat Blockstream dan anggota Federation melanjutkan perbaikan dan peningkatan keamanan, mengupayakan penyelesaian chain split, serta menyiapkan restart yang aman. Dompet dan layanan Liquid masih terdampak. Mow juga mengingatkan pengguna agar tidak mengirim Bitcoin ke alamat pegin Liquid sampai jaringan mengonfirmasi telah kembali berjalan. "Menyusul insiden terbaru yang memengaruhi Liquid Network dan perpindahan dana, Blockstream sebagai penyedia teknis Liquid dan Liquid Federation bekerja keras untuk menyelesaikan situasi dan memastikan aset kembali. Perangkat lunak terbaru telah diterapkan seiring anggota Federation menyiapkan jaringan untuk restart terkoordinasi. Tim kami tetap fokus memperkuat jaringan lebih lanjut," ujar mereka. Reaksi komunitas pun bermunculan. CTO Ledger, Charles Guillemet, mempertanyakan apakah sisa BTC yang belum kembali bisa jadi merupakan bagian dari "imbalan" hasil negosiasi melalui kontrak terenkripsi yang ditandatangani onchain. Jika benar, ia menilai situasinya lebih menyerupai pemerasan ketimbang peretasan whitehat pada umumnya. Isabel Foxen Duke, pembawa acara podcast Bitcoin Rails, juga mengkritik tindakan para whitehat tersebut. Ia menyebut situasi ini "sangat ilegal/tidak etis" dan menilai pelaku masih dapat menghadapi konsekuensi serius jika berhasil diidentifikasi dan ditangkap. Komentator pasar lain bahkan menyebut insiden Liquid sebagai "momen paling memalukan dalam sejarah modern Bitcoin." Artikel "Liquid Gets 3,400 BTC Back – but What About the 598 Bitcoin Still Missing?" pertama kali terbit di CryptoPotato.