Laporan insiden Liquid menegaskan bahwa sekitar 4.000 LBTC tanpa jaminan dicetak melalui celah caching dalam verifikasi rangeproof Elements, lalu dikonversi menjadi BTC nyata melalui jalur pegout resmi, yang menguras cadangan federasi. Meskipun tidak ada kunci privat yang dikompromikan, peristiwa ini menyoroti risiko kepercayaan sidechain dan risiko operasional, dengan Liquid masih offline sambil menunggu rilis darurat Elements dan re-kolateralisasi cadangan. Sekitar 598,5 BTC masih belum diselesaikan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.34%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Liquid Federation merilis laporan insiden yang menjelaskan penyebab eksploitasi di Liquid Network. Laporan tersebut menegaskan penyerang memanfaatkan celah pada mekanisme caching verifikasi rangeproof di Elements untuk mencetak sekitar 4.000 LBTC tanpa dukungan (unbacked).
Setelah itu, pelaku memakai jalur pegout resmi milik SideSwap untuk menukar LBTC tidak valid tersebut menjadi BTC. Para functionaries Liquid menganggap transaksi itu sah dan melepas sekitar 4.000 BTC dari cadangan federasi.
Liquid menekankan tidak ada private key yang dibobol, dan mekanisme pegout sendiri berjalan sesuai rancangan. Sebelum insiden, Liquid menyimpan sekitar 4.205 BTC. Cadangannya sempat turun hingga 197 BTC sebelum operasional dihentikan.
Kelompok yang mengaku sebagai "white hat" dilaporkan telah mengembalikan 3.400 BTC, sementara sekitar 598,5 BTC masih belum dikembalikan. Liquid masih offline saat Blockstream menyiapkan rilis darurat Elements v23.3.4 dan memulihkan jaringan dengan penjaminan 1:1 terhadap BTC.