Lawson Uji Coba Pembayaran Stablecoin JPYC di Kasir POS Tokyo pada Agustus
Ringkasan Pasar AI
Uji coba terencana Lawson atas pembayaran stablecoin JPYC melalui integrasi POS langsung merupakan langkah penting bagi jalur pembayaran kripto di dunia nyata di Jepang, yang menghubungkan data transaksi ke sistem manajemen toko yang sudah ada. Jika stabil, hal ini dapat mempercepat adopsi oleh pedagang dan memvalidasi kasus penggunaan stablecoin yang siap kepatuhan di samping uji coba bank yang sedang berlangsung dengan FSA. Berita ini mendukung sentimen adopsi kripto yang lebih luas, meskipun dampak langsung terhadap pasar secara keseluruhan masih terbatas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.46%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitcoin.com melaporkan, Lawson berencana menggelar uji coba pembayaran menggunakan stablecoin JPYC di salah satu gerainya di Tokyo pada awal Agustus. Program ini disebut sebagai pengujian pembayaran stablecoin pertama di Jepang yang terintegrasi langsung dengan sistem point-of-sale (POS).
Hashport akan menyediakan dukungan teknologi dompet digital, sementara data transaksi stablecoin akan tersambung langsung ke sistem manajemen toko Lawson yang sudah berjalan. Lawson akan menilai stabilitas integrasi dengan POS sebelum memutuskan perluasan penerapan.
JPYC saat ini sudah digunakan di sejumlah restoran serta klinik gigi tertentu. Di sisi lain, tiga bank terbesar Jepang juga menjalankan pilot stablecoin bersama Otoritas Jasa Keuangan (Financial Services Agency/FSA). Citigroup memperkirakan nilai pasar stablecoin global berpotensi mencapai US$1,9 triliun hingga US$4 triliun pada 2030.