KPMG Beri Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk Tether, Perkuat Kredibilitas USDT
Ringkasan Pasar AI
Opini wajar tanpa pengecualian KPMG atas laporan keuangan Tether tahun 2025 merupakan tonggak kredibilitas dan regulasi yang signifikan bagi USDT, yang menjawab kekhawatiran cadangan yang telah lama ada dan sebelumnya memicu tindakan penegakan. Ruang lingkup audit serta inspeksi fisik atas kepemilikan emas yang dilaporkan memperkuat kepercayaan terhadap dukungan aset dan pengendalian internal. Hal ini dapat mengurangi persepsi risiko pihak lawan untuk penggunaan USDT, sekaligus menekan para pesaing yang diferensiasinya bergantung pada transparansi yang lebih unggul.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
US/USDT-31.02%
Wawasan AI · US/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
KPMG menerbitkan opini wajar tanpa pengecualian—opini terbaik dalam audit—atas laporan keuangan Tether tahun 2025 pada Kamis. Tether menyebutnya sebagai "audit keuangan perdana terbesar dalam sejarah".
Menurut perusahaan, cakupan pemeriksaan KPMG meliputi aset, liabilitas, pendapatan, arus kas, sistem dan kontrol internal, catatan, pihak lawan transaksi, serta dokumen pendukung. KPMG juga disebut melakukan penghitungan dan inspeksi fisik atas seluruh batang emas yang diklaim dimiliki Tether, alih-alih hanya mengandalkan laporan kustodian.
Audit ini menjadi titik penting bagi Tether, penerbit stablecoin USDT, yang selama bertahun-tahun mengandalkan atestasi kuartalan dan kerap menghadapi pertanyaan soal apakah USDT benar-benar didukung penuh oleh cadangan. Sorotan tersebut bukan tanpa dasar: pada 2021, Tether membayar penyelesaian US$18,5 juta dengan otoritas New York terkait penyajian yang keliru mengenai cadangan, dan pada tahun yang sama CFTC menjatuhkan denda US$41 juta karena klaim bahwa USDT sepenuhnya didukung dolar AS, padahal tidak setiap saat demikian.
Opini wajar tanpa pengecualian dari auditor "Big Four" dipandang sebagai tonggak yang selama ini dituntut para kritikus karena memberikan validasi independen atas neraca Tether dan cadangan yang menopang USDT.
CEO Paolo Ardoino menyebut persetujuan KPMG sebagai pembuktian terhadap apa yang ia sebut "klaim keliru para pengkritik, kebohongan pesaing, serangan politik, dan pemberitaan yang tidak tepat". Ia juga menyoroti inspeksi fisik atas kepemilikan emas Tether dalam unggahan publik, serta menyatakan tata kelola perusahaan telah berkembang seiring penguatan neraca.
Audit ini terbit saat Tether mempercepat ekspansi di AS, termasuk mendorong stablecoin domestik dan menjalin komunikasi dengan regulator dalam kerangka GENIUS Act yang baru. Audit bersih dari Big Four berpotensi mempermudah dialog regulasi dan membuka peluang bisnis yang sebelumnya lebih sulit diakses.
Dari sisi kompetisi, langkah ini menekan perusahaan yang menjadikan transparansi sebagai nilai jual utama. Circle, misalnya, membangun reputasi sebagai alternatif Tether yang lebih teregulasi dan transparan—narasi yang bisa melemah bila Tether kini mengantongi validasi Big Four.
Skala Tether sendiri sudah sangat besar: perusahaan melaporkan laba kuartal II sebesar US$1,5 miliar dan menyatakan memegang US Treasury lebih banyak dibanding banyak negara. Dengan opini bersih KPMG, pelaku pasar dan institusi berpotensi semakin nyaman menggunakan USDT.
Kesimpulannya, audit KPMG menjadi capaian reputasi dan regulasi yang signifikan bagi Tether. Temuan ini tidak menghapus rekam jejak penegakan hukum sebelumnya, tetapi menghadirkan verifikasi independen yang selama ini dituntut pasar stablecoin dan mitra institusional—serta berpotensi mengubah peta persaingan di sektor ini.