Anjlok Dua Hari Beruntun, Investor Ritel Korea Selatan Kehilangan 53 Triliun Won

Ringkasan Pasar AI
Saham Korea Selatan mengalami aksi jual dua hari yang bersejarah, dengan KOSPI turun lebih dari 12% dan KOSDAQ lebih dari 8%, memicu circuit breaker pertama kalinya dan memaksa arus ritel berbalik dari membeli saat turun menjadi penjualan panik. Penurunan tajam pada Samsung Electronics dan SK Hynix serta kerugian yang dilaporkan pada ETF berleverage menyoroti tekanan pada selera risiko domestik. Meningkatnya pembelian saham AS oleh investor Korea menunjukkan percepatan arus keluar modal dari pasar lokal.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIKOSPI2USD/USDT-5.52%
Wawasan AI · NCSIKOSPI2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Laporan BlockBeats: Pada 29 Juli, media Korea melaporkan bursa saham Korea Selatan kembali jatuh tajam untuk hari kedua berturut-turut. Pada 28 Juli, investor ritel sempat mencatat pembelian bersih lebih dari 4,3 triliun won di tengah aksi jual besar-besaran investor asing. Memasuki 29 Juli, tekanan jual kian membesar dan ritel berbalik melakukan panic selling. Arus dana ritel tercatat keluar bersih 1,42 triliun won hanya pada sesi pagi, menandakan dorongan beli sebelumnya mulai dilepas dengan kerugian. Hingga pagi hari waktu setempat pada 29 Juli, indeks KOSPI turun lebih dari 12% dan KOSDAQ merosot lebih dari 8%. Kedua pasar memicu circuit breaker untuk pertama kalinya dalam sejarah. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix turun dua hari beruntun. Kapitalisasi pasar gabungan keduanya menyusut sekitar 53 triliun won, dengan Samsung Electronics turun 25,7 triliun won dan SK Hynix turun 27,3 triliun won. Citibank memperkirakan investor ritel Korea Selatan menanggung kerugian kumulatif sekitar US$38,7 miliar (sekitar 56,3 triliun won) pada ETF berleverage. Di saat yang sama, saldo margin investor Korea Selatan turun lebih dari 30 triliun won dari level puncaknya. Pembelian bersih saham AS oleh investor Korea Selatan pada Juli melonjak sekitar 5,7 kali dibanding bulan sebelumnya, mencerminkan pergeseran cepat dana dari saham domestik menuju pasar luar negeri.