Kalshi Rilis Perpetual Futures Bitcoin Spot Berizin CFTC; Volume Kliring Dua Pekan Pertama Tembus US$5,5 Miliar

Ringkasan Pasar AI
Laporan mengenai likuidasi posisi long yang cepat dan terkonsentrasi menegaskan rapuhnya positioning di BTC di tengah volatilitas yang meningkat. Secara terpisah, futures perpetual Bitcoin spot milik Kalshi yang disetujui CFTC, yang mencapai volume kliring $5,5 miliar dalam dua minggu, menandakan meningkatnya akses teregulasi di AS bagi peserta institusional, sementara para pengkritik menyoroti terbatasnya perlindungan investor tambahan yang bersifat incremental. Secara bersama-sama, berita tersebut menunjukkan meningkatnya sensitivitas jangka dekat terhadap leverage, arus, dan pembingkaian regulasi seputar perpetual.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.59%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan, volatilitas Bitcoin terbaru memicu gelombang likuidasi terpusat pada posisi long berleverage. Pada 22 Agustus, total likuidasi mencapai US$529 juta hanya dalam satu jam, dengan US$478 juta berasal dari posisi long. Sehari setelahnya, 23 Agustus, likuidasi tambahan atas posisi long kripto tercatat sebesar US$84 juta dalam rentang satu jam. Di sisi produk derivatif, pasar prediksi Kalshi meluncurkan kontrak perpetual futures Bitcoin spot pertamanya yang disetujui CFTC pada 3 Juni. Dalam dua pekan pertama, volume kliringnya mencapai US$5,5 miliar. CEO Kalshi Tarek Mansour mengatakan produk ini menghadirkan perdagangan kontrak perpetual yang teregulasi dan berbasis domestik bagi institusi di AS. Benjamin Schiffrin, Direktur Kebijakan Sekuritas di Better Markets, menilai perpetual futures merupakan produk kripto berisiko tinggi bagi investor ritel, dan CFTC menyetujuinya tanpa perlindungan investor tambahan. Akun analisis Qmo menyebut terdapat akumulasi besar posisi long Bitcoin di kisaran US$62.000 hingga US$67.000. Trader Money Bunny menambahkan, likuidasi posisi short dalam 24 jam mencapai sekitar US$2,7 miliar hingga US$3,5 miliar. (Forbes Digital Assets)