Risiko inflasi mereda, AI diperkirakan ciptakan lapangan kerja

Ringkasan Pasar AI
Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan risiko inflasi telah menurun karena turunnya harga energi, yang dapat meredakan tekanan makro pada aset berisiko. Secara terpisah, ia menyoroti ledakan belanja modal berbasis AI pada infrastruktur cloud seiring Microsoft, Meta, Alphabet, dan Amazon mempercepat pembangunan pusat data, yang mendorong naik harga peralatan komputer dan memori; Apple telah menaikkan harga perangkat keras. Dalam jangka dekat, berita ini mendukung saham terkait AI dan sensitivitas rantai pasok semikonduktor terhadap biaya input.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKMSFT2USD/USDT+2.95%
Wawasan AI · NCSKMSFT2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menilai risiko inflasi telah menurun, terutama karena turunnya harga energi. Ia juga menyoroti gelombang belanja modal yang dipicu kecerdasan buatan (AI), dengan fokus pada infrastruktur cloud. Microsoft, Meta, Google (Alphabet), dan Amazon mempercepat pembangunan pusat data di berbagai negara. Akselerasi ini mendorong kenaikan harga perangkat komputasi dan memori, sementara Apple telah menaikkan harga sejumlah produk perangkat keras. Warsh tidak memberi sinyal mengenai arah suku bunga, tetapi menegaskan kembali independensi kebijakan. Ia menyampaikan pandangan optimistis bahwa AI berpotensi mendukung penciptaan lapangan kerja dan produktivitas dalam jangka menengah hingga panjang.