Impor minyak nabati India turun 30% pada Juni akibat anjloknya pembelian minyak sawit

Ringkasan Pasar AI
Impor minyak nabati India pada bulan Juni turun 30% y/y karena pembelian minyak sawit turun setengahnya, mencerminkan mandat pencampuran biofuel di Indonesia, Malaysia, dan AS yang mengalihkan minyak nabati ke bahan bakar dan mengangkat harga spot. Penyusutan diskon minyak sawit terhadap minyak kedelai menandakan spread lintas-minyak yang lebih ketat dan berkurangnya permintaan arbitrase. Meski terjadi penurunan bulanan, impor YTD tetap lebih tinggi, sehingga membatasi kekhawatiran akan runtuhnya permintaan dalam waktu dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOSOYBEANS2USD/USDT-2.64%
Wawasan AI · NCCOSOYBEANS2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Impor minyak nabati India pada Juni 2026 merosot 30% (yoy) menjadi 1,11 juta ton. Penurunan terutama dipicu impor minyak sawit yang turun setengahnya menjadi 487.000 ton. Menurut SEA, kebijakan mandat pencampuran biodiesel di Indonesia, Malaysia, dan Amerika Serikat mengalihkan pasokan minyak nabati global ke sektor bahan bakar. Pergeseran ini mendorong harga spot dan menekan diskon harga minyak sawit terhadap minyak kedelai hingga di bawah US$50 per ton. Meski turun tajam secara bulanan, akumulasi impor pada delapan bulan pertama tahun minyak 2025/26 masih naik 7% (yoy) menjadi 103,88 juta ton.