Harmony Diserang Celah Kerentanan, Lebih dari 4 Miliar Token ONE Dicetak Secara Ilegal
Ringkasan Pasar AI
Harmony mengungkapkan adanya eksploit yang diduga memungkinkan pencetakan ONE secara ilegal hingga puluhan miliar melalui blok kosong, dengan jumlah besar yang dengan cepat dipindahkan ke bursa di tengah aksi jual tajam. Ketidakcocokan antara pasokan onchain dan endpoint totalSupply protokol melemahkan integritas data dan meningkatkan ketidakpastian atas pasokan beredar. Koordinasi dengan bursa untuk membekukan dana serta potensi patch/rollback mengindikasikan peningkatan risiko operasional dan risiko pihak lawan untuk ONE.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
ONE/USDT-34.36%
Wawasan AI · ONE/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ME News melaporkan, pada 12 Agustus (UTC+8) Harmony membagikan unggahan dari pengguna X, Juiceberg. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa data on-chain mengindikasikan adanya eksploitasi kerentanan pada protokol Harmony. Pelaku diduga mencetak secara ilegal sekitar 40 miliar token ONE—setara 26% dari total pasokan—melalui empty blocks. Sekitar 28 miliar token kemudian dengan cepat dipindahkan ke bursa di tengah penurunan harga yang tajam.
Di saat yang sama, endpoint totalSupply milik Harmony tidak menampilkan pencetakan token tersebut, sehingga terjadi selisih antara pasokan aktual di on-chain dan data pasokan yang tersedia untuk publik. Harmony menyatakan sedang berkoordinasi dengan tim internal serta bursa terkait untuk memblokir dan membekukan dana tersebut, sembari menyiapkan patch dan solusi rollback. (Sumber: Foresight News)