Harmony Protocol Diduga Diretas, 4 Miliar Token ONE Dicetak Tanpa Izin

Ringkasan Pasar AI
Harmony Protocol mengalami dugaan eksploitasi yang disebut-sebut memungkinkan pencetakan tidak sah sekitar 4B ONE (sekitar 26% dari suplai), dengan sekitar 2,8B dipindahkan menuju bursa. Guncangan suplai yang mendadak dan potensi overhang likuidasi mendorong ONE turun lebih dari 30% dan meningkatkan risiko pihak lawan serta tata kelola secara akut. Harmony sedang berkoordinasi dengan bursa untuk membekukan dana terkait sambil menyiapkan patch dan menilai opsi rollback, yang menambah ketidakpastian operasional.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
ONE/USDT-39.33%
Wawasan AI · ONE/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harmony Protocol diduga mengalami eksploit yang memicu pencetakan (minting) sekitar 4 miliar token ONE tanpa otorisasi, setara kira-kira 26% dari total suplai token, menurut analis onchain Juiceberg. Insiden ini menekan harga ONE lebih dari 30% setelah token hasil minting berpindah di jaringan dan mengalir ke bursa kripto. Data onchain yang dikutip Juiceberg menunjukkan pola minting tak sah melalui "empty blocks". Dalam unggahannya pada 12 Agustus 2026, Juiceberg menyebut 4 miliar ONE dicetak tanpa izin (26% dari suplai), dengan sekitar 2,8 miliar ONE cepat dialirkan ke bursa, sementara endpoint "totalSupply" dilaporkan tidak mencerminkan lonjakan suplai tersebut. Dari total token yang diduga dibuat tanpa izin itu, sekitar 2,8 miliar ONE disebut telah ditransfer ke bursa kripto sehingga berpotensi dijual. Sekitar 115 juta ONE dilaporkan masih berada onchain berdasarkan data yang tersedia. Hingga kini, Harmony belum mengungkap kerentanan spesifik yang memungkinkan minting tanpa izin, dan tim juga belum mengonfirmasi angka final yang terlibat. Harmony menyatakan tengah bekerja sama dengan tim internal dan bursa kripto untuk menghentikan pergerakan dan membekukan dana terkait eksploit. Proyek tersebut mengidentifikasi empat kelompok alamat dompet dan meminta bursa memblokir dana yang dapat ditelusuri ke alamat-alamat itu. Daftar alamat mencakup alamat jaringan ONE milik Harmony serta alamat Ethereum yang terhubung dengan perpindahan dana: one1uap8dx2z0qsjxqthm5flgcxkeepsz3gsrghnfn, 0xe7427699427821230177dd13f460d6ce43014510, one17u300a40ll5wphd8kj5hktryhdjq3ml9f4phy4, 0xf722f7f6afffe8e0dda7b4a97b2c64bb6408efe5… Harmony juga menyebut sedang menyiapkan patch untuk mengatasi masalah ini dan menilai opsi rollback. Rollback berpotensi membalikkan atau memulihkan transaksi yang terdampak, meski Harmony belum memastikan apakah langkah itu akan diambil. Tim mengatakan pembaruan lanjutan akan disampaikan seiring tersedianya informasi tambahan. Lonjakan suplai mendadak memicu tekanan jual besar pada ONE. Harga token turun lebih dari 30% ketika miliaran ONE yang baru dicetak bergerak menuju bursa. Jika porsi signifikan dari sisa token turut dilepas ke pasar, tekanan jual tambahan masih berpotensi terjadi.