Prancis Blokir Polymarket karena Diduga Langgar Aturan Perjudian
Ringkasan Pasar AI
Regulator perjudian Prancis memerintahkan ISP untuk memblokir Polymarket secara nasional, dengan alasan aktivitas perjudian tanpa izin serta risiko manipulasi dan perdagangan orang dalam. Tindakan ini memperluas investigasi sebelumnya dan menyusul lalu lintas dari Prancis yang tetap tinggi meski ada larangan pembayaran dan pembatasan hanya-lihat. Dengan Polymarket dilaporkan sudah dibatasi di 33+ negara dan tinjauan regulasi yang lebih luas masih berlangsung, berita ini menegaskan pengawasan yang semakin ketat terhadap pasar prediksi yang berdekatan dengan kripto, menjadi hambatan jangka pendek bagi partisipasi dan sentimen sektor.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.68%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Prancis resmi menutup akses ke Polymarket. Otoritas perjudian negara itu memerintahkan pemblokiran nasional terhadap platform prediksi berbasis kripto tersebut. Regulator menilai layanan itu melanggar hukum perjudian dan berpotensi membuka celah manipulasi pasar serta perdagangan orang dalam.
Langkah ini muncul saat Polymarket disebut mencetak pendapatan tahunan yang dianualisasi melampaui US$1 miliar.
ANJ Perintahkan ISP Memblokir Akses
Badan Perjudian Nasional Prancis (ANJ) menginstruksikan penyedia layanan internet untuk memblokir Polymarket di seluruh Prancis. ANJ mengategorikan situs itu sebagai platform perjudian tanpa izin menurut hukum Prancis.
ANJ menyatakan pemblokiran akan tetap berlaku sampai Polymarket sepenuhnya memenuhi ketentuan perjudian di Prancis. Regulator juga menegaskan, penayangan odds taruhan secara live kepada pengguna di Prancis dapat dianggap sebagai iklan perjudian ilegal, dengan ancaman denda hingga €100.000 (US$114.000).
Penyelidikan terhadap Polymarket dibuka pada akhir 2024 setelah aktivitas perdagangannya melonjak selama pemilu AS. Otoritas kemudian melarang pembayaran dan membatasi pengguna Prancis ke mode hanya-lihat, tetapi trafik tetap meningkat. ANJ mencatat platform tersebut masih menerima 578.751 kunjungan dari alamat IP Prancis pada Juni, yang mendorong pemblokiran penuh.
Kekhawatiran Manipulasi dan Insider Trading
ANJ menilai pasar prediksi menyimpan risiko besar karena pelaku bermodal besar atau pihak dalam dapat memengaruhi hasil taruhan. Regulator menyinggung contoh trader Prancis bernama Fredi9999 yang dilaporkan mengubah odds pasar prediksi dengan memasang taruhan bernilai jutaan dolar selama peristiwa politik AS, sebelum meraup sekitar US$50 juta.
ANJ juga merujuk kasus yang melibatkan MeteoFrance, di mana data cuaca dilaporkan diretas sehingga trader memperoleh keunggulan tidak adil dalam pasar prediksi terkait cuaca. Menurut ANJ, rangkaian insiden tersebut menunjukkan pasar prediksi sulit diatur dalam kerangka hukum perjudian Prancis dan menjadi alasan perlunya pengetatan.
Tekanan Regulasi Meluas Secara Global
Prancis bukan satu-satunya negara yang menindak. Polymarket kini diblokir atau dibatasi ketat di lebih dari 33 negara, termasuk Spanyol, Jerman, Italia, Republik Ceko, dan Rumania, karena tidak memiliki lisensi perjudian lokal.
Di Spanyol, otoritas sempat memblokir Polymarket dan Kalshi sementara pada awal tahun ini. Di Amerika Serikat, regulator juga mulai meninjau aturan baru untuk pasar prediksi.