The Fed Naikkan Suku Bunga Pertama Kali dalam Tiga Tahun; Pasar Memperhitungkan Tiga Kenaikan Lagi hingga 2027

Ringkasan Pasar AI
The Fed menyampaikan kenaikan 25 bp secara bulat menjadi 3,75%–4,00%, yang pertama sejak Juli 2023, dan dot plot mengindikasikan jalur higher-for-longer dengan kenaikan tambahan yang berpotensi berlanjut hingga 2026–2027. Powell menekankan inflasi yang persisten dan keyakinan yang terbatas atas kemajuan menuju 2%. Pasar melakukan repricing secara hawkish: imbal hasil dan dolar naik sementara ekuitas melemah, menekan aset yang sensitif terhadap suku bunga; emas spot turun tajam pada saat pengumuman.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-0.79%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan, pada 17 September Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) The Federal Reserve memutuskan secara bulat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Kisaran target federal funds rate naik menjadi 3,75%–4,00%, menjadi kenaikan pertama sejak Juli 2023. Dot plot terbaru menunjukkan 16 pejabat memperkirakan setidaknya ada satu kenaikan suku bunga tambahan pada 2026. Proyeksi median suku bunga untuk 2026 dan 2027 berada di 4,1%. Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan data terbaru menunjukkan ekonomi AS masih kuat dengan pasar tenaga kerja yang tetap tangguh. Ia menekankan inflasi masih terlalu tinggi dan bertahan terlalu lama, sehingga FOMC belum yakin inflasi bergerak menuju target 2%. Menurutnya, persoalan utama ekonomi saat ini bukan pertumbuhan, melainkan inflasi. Wash menambahkan, kenaikan imbal hasil US Treasury terutama dipicu tiga faktor: kinerja ekonomi AS yang solid, meningkatnya persaingan memperebutkan modal, serta faktor geopolitik. Ia tidak menyebut langsung konflik AS-Iran, namun sebelumnya menyatakan perkembangan geopolitik mendorong The Fed meninjau ulang prospek ekonominya. Pasar cepat beralih ke ekspektasi yang lebih hawkish. Di antara pengumuman keputusan dan konferensi pers Powell, emas spot turun sekitar US$100, Indeks Dolar AS naik sekitar 40 poin dan menembus level 100, yield US Treasury 2 tahun naik sekitar 10 basis poin, yield 10 tahun naik sekitar 5 basis poin, sementara saham AS berbalik melemah secara luas. Futures suku bunga kini memperhitungkan tambahan kenaikan sekitar 33 basis poin tahun ini, naik sekitar 6 basis poin dibanding sebelum rapat. Pasar juga memperkirakan kenaikan kumulatif sekitar 75 basis poin hingga Juni tahun depan, setara tiga kali kenaikan 25 basis poin.