Ethena Pay Rilis Aplikasi "Banking" DigitalDollar Berbasis Avalanche

Ringkasan Pasar AI
Peluncuran iOS Ethena Pay memposisikan USDe sebagai "dolar digital" yang berorientasi konsumen untuk penyimpanan, transfer, dan pembelanjaan yang diterima Visa, dengan Avalanche digunakan untuk penyelesaian di balik antarmuka bergaya neobank. Throughput mint/redeem yang dilaporkan Ethena sebesar $30B+ dan 100+ integrasi menambah kredibilitas serta potensi distribusi di luar penggunaan yang native DeFi. Fokus jangka dekat adalah pada adopsi, volume pembayaran, dan ekspansi regulasi (A.S./UE menunggu).
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ENA/USDT+7.95%
Wawasan AI · ENA/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ringkasnya, Ethena Pay diluncurkan sebagai aplikasi perbankan "digitaldollar" untuk konsumen yang berjalan eksklusif di Avalanche. Produk ini menggabungkan saldo USDe, transfer, pembayaran, dan penyelesaian transaksi (settlement) dalam antarmuka seluler yang dibuat menyerupai layanan perbankan digital konvensional. Menurut Ethena, perusahaan telah memproses lebih dari US$30 miliar melalui sistem mint dan redeem. Sementara itu, USDe telah terintegrasi di lebih dari 100 platform dan protokol. Aplikasi Ethena Pay sudah tersedia di iOS di lebih dari 50 negara. Versi Android, ketersediaan di AS dan Uni Eropa, serta akun multimata uang disebut akan menyusul. Ethena menyatakan pengguna dapat menyimpan saldo, berpindah antara uang fiat dan "digital dollars", mengirim dana secara lokal maupun global, serta berbelanja melalui jaringan Visa yang mencakup lebih dari 130 juta merchant. Fokus utamanya adalah mendorong infrastruktur blockchain agar berada di balik layar, bukan menjadi pengalaman pengguna. Avalanche menangani transfer USDe dan settlement, sementara pengguna berinteraksi dengan aplikasi yang dirancang terasa seperti perbankan digital pada umumnya. Skala operasional Ethena menjadi penopang peluncuran ini. Ethena Pay mengarahkan infrastruktur yang sebelumnya banyak digunakan untuk aktivitas perdagangan atau investasi, ke aktivitas keuangan sehari-hari. Gagasannya, "digital dollars" akan lebih berguna jika konsumen dapat memperoleh, menyimpan, mengirim, dan membelanjakannya layaknya uang. Di sisi lain, arsitektur ini juga mencerminkan strategi Avalanche untuk menjadi lapisan dasar bagi generasi neobank dan fintech. Banyak aplikasi keuangan konsumen menawarkan antarmuka yang rapi, tetapi masih bergantung pada sistem pembayaran dan perbankan yang terfragmentasi. Avalanche memosisikan diri sebagai lapisan terprogram (programmable layer) yang dapat menghubungkan transfer, pembayaran, settlement, dan produk keuangan, tanpa mengurangi kendali perusahaan atas merek serta hubungan dengan pelanggan. Model ini memisahkan pengalaman pelanggan dari infrastruktur blockchain, sehingga perusahaan keuangan bisa membangun produk berbasis "digital dollars" tanpa memaksa pengguna berinteraksi langsung dengan DeFi. Kerangka tersebut dinilai dapat mendukung tabungan, investasi, remitansi, dan berbagai kebutuhan perpindahan dana lainnya. Bagi Ethena, Ethena Pay juga berfungsi sebagai kanal distribusi untuk USDe karena saldo "digitaldollar" disimpan dalam aset tersebut. Ini menghubungkan penerbitan (issuance) dengan aktivitas berulang seperti menahan saldo, mengirim, membelanjakan, dan menabung, sehingga membuka jalur pertumbuhan di luar integrasi protokol. Ujian berikutnya adalah apakah pendekatan ini bisa melampaui satu produk dan menjadi fondasi "digitaldollar banking" yang lebih luas. Jika berhasil, Avalanche berpotensi menjadi infrastruktur di balik berbagai aplikasi, tanpa mengharuskan konsumen menjadi pengguna kripto tingkat lanjut.