Standard Chartered Masuk Daftar MiCA ESMA, 37 Perusahaan Ditambahkan
Ringkasan Pasar AI
ESMA menambahkan 37 perusahaan ke dalam register MiCA setelah tenggat transisi 1 Juli, meningkatkan jumlah penyedia yang berizin menjadi 280 dan memaksa perusahaan yang tidak berizin untuk menghentikan onboarding klien UE baru serta melakukan wind down jika diwajibkan. Masuknya Standard Chartered, FalconX, dan Sygnum menegaskan percepatan kepatuhan institusional dan "passporting" di seluruh UE untuk layanan kripto. Penerbitan stablecoin euro EURXT oleh CACEIS dan pengawasan ESMA terhadap pasar prediksi menyoroti pengetatan perimeter regulasi dan ekspektasi perilaku yang lebih jelas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+1.51%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) menambahkan 37 penyedia layanan aset kripto (cryptoasset service providers/CASP) ke dalam registrasi MiCA setelah masa transisi Uni Eropa berakhir pada 1 Juli. Dengan pembaruan ini, total perusahaan yang berizin naik menjadi 280.
Dalam daftar terbaru tersebut tercantum Standard Chartered, FalconX, Sygnum Europe, dan Ronin EM. ESMA juga memasukkan CACEIS milik Crédit Agricole ke registrasi penerbit token uang elektronik (electronic money token issuers) menyusul peluncuran stablecoin EURXT yang dipatok ke euro.
Ini menjadi perubahan besar pertama pada registrasi MiCA sejak perusahaan tidak lagi dapat mengandalkan aturan transisi nasional. Pelaku kripto yang belum memperoleh otorisasi harus menghentikan penerimaan klien baru di UE dan, bila diwajibkan, mulai menutup layanan secara bertahap.
Jumlah entitas berizin di registrasi ESMA meningkat dari 243 pada 26 Juni menjadi 280 setelah pembaruan ini, seiring berakhirnya masa tenggang pada 1 Juli bagi perusahaan yang sebelumnya beroperasi berdasarkan rezim nasional.
MiCA membentuk kerangka tunggal di tingkat UE untuk penyedia layanan aset kripto, mencakup bursa, kustodian, platform perdagangan, penerbit, serta perusahaan lain yang melayani nasabah di seluruh kawasan. Entri baru mencakup lembaga keuangan tradisional maupun perusahaan yang lahir dari ekosistem kripto.
Jerman memimpin registrasi MiCA dengan 57 penyedia berizin. Prancis menyusul dengan 31, Belanda 26. Malta dan Siprus masing-masing memiliki 20 penyedia terdaftar.
Standard Chartered memperoleh otorisasi MiCA melalui entitasnya di Luksemburg. Bank tersebut juga mendapatkan lisensi Electronic Money Institution (EMI) dari regulator Luksemburg, CSSF. Lisensi ini memungkinkan Standard Chartered memperluas layanan kustodi kripto dan layanan terkait di seluruh UE lewat mekanisme "passporting" MiCA, dengan tetap bergantung pada langkah lokal tambahan bila diperlukan.
Standard Chartered telah mendirikan entitas Luksemburg pada 2025 untuk mendukung bisnis kustodi aset digital di UE. Sebelum persetujuan MiCA, bank beroperasi di bawah rezim nasional penyedia layanan aset virtual di Luksemburg. Laurent Marochini, CEO Standard Chartered Luxembourg, mengatakan, "Kami senang telah memperoleh lisensi MiCA dan EMI, yang memungkinkan kami memperluas layanan secara bertahap kepada klien di seluruh Eropa." Eksekusi perluasan layanan tetap dipengaruhi proses regulasi dan permintaan klien.
FalconX juga memperoleh otorisasi sebelum tenggat 1 Juli, dengan persetujuan dari regulator Malta, MFSA. Sygnum Europe masuk registrasi saat bank aset digital tersebut melanjutkan pembangunan kehadiran teregulasi di Eropa. Ronin EM turut dimasukkan dalam pembaruan ESMA.
CACEIS, unit layanan aset yang terkait dengan Crédit Agricole dan Santander, tercatat sebagai penerbit token uang elektronik. Masuknya CACEIS terjadi setelah peluncuran EURXT, token yang dipatok ke euro dan diterbitkan di Ethereum. EURXT diluncurkan dengan sekitar 20,02 juta token beredar. Token ini didukung 1:1 oleh cadangan euro yang disimpan di CACEIS Bank, dengan sasaran kebutuhan penyelesaian transaksi institusional dan akses ke dana yang ditokenisasi.
Di luar pembaruan MiCA, ESMA menerbitkan pernyataan terpisah mengenai prediction market. Regulator memperingatkan bahwa sebagian kontrak berbasis peristiwa dapat masuk dalam aturan UE yang sudah ada terkait opsi biner. ESMA tidak mengeluarkan aturan baru, tetapi menegaskan perusahaan dan regulator nasional perlu menilai produk kasus per kasus untuk menentukan apakah kontrak tersebut tergolong instrumen keuangan di bawah MiFID II.
Jika kontrak prediction market diperlakukan sebagai instrumen keuangan, larangan ritel UE atas opsi biner dapat berlaku. Sikap ESMA muncul ketika platform lepas pantai seperti Kalshi dan Polymarket mendapat pengawasan lebih ketat di sejumlah wilayah Eropa. Spanyol sempat melarang Kalshi dan Polymarket pada Mei karena tidak memiliki lisensi perjudian. Regulator perjudian di beberapa negara Eropa juga memperingatkan soal platform tanpa izin menjelang Piala Dunia FIFA.