Pendiri ENS Usulkan Delegasi 5 Juta Token ENS untuk Mengencerkan Konsentrasi Kekuatan Suara

Ringkasan Pasar AI
Salah satu pendiri ENS, Alex Van de Sande, mengusulkan pendelegasian 5 juta ENS dari perbendaharaan DAO yang menganggur kepada peserta individu untuk mengurangi konsentrasi pemungutan suara yang ekstrem, di mana satu delegasi dilaporkan dapat memenuhi kuorum dan meloloskan proposal. Token akan tetap dimiliki DAO dan tidak dapat dipindahtangankan oleh penerima. Langkah ini menyusul meningkatnya kontroversi tata kelola dan kekhawatiran "treasury capture" sebelumnya, yang berpotensi memengaruhi persepsi risiko tata kelola dan dinamika pendelegasian untuk ENS.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ENS/USDT-2.40%
Wawasan AI · ENS/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Menurut laporan Mars Finance pada 7 Juli, salah satu pendiri ENS, Alex Van de Sande, mengusulkan agar ENS DAO mendelegasikan 5 juta token ENS yang selama ini menganggur di perbendaharaan komunitas kepada peserta individu sebagai bagian dari reformasi tata kelola DAO. Van de Sande menilai konsentrasi hak suara saat ini terlalu tinggi: kekuatan suara satu delegasi tunggal disebut sudah cukup untuk mencapai kuorum, meloloskan proposal apa pun, dan bahkan melampaui total suara gabungan 50 delegasi lainnya. Usulan ini muncul ketika perdebatan tata kelola ENS DAO kian memanas. Sebelumnya, ENS Labs sempat mengajukan rencana memindahkan dompet operasional DAO, kepemilikan ENS, dan dana hibah ke dewan beranggotakan lima orang, memicu kritik dan kekhawatiran soal dugaan "penangkapan perbendaharaan" (treasury capture). Van de Sande menegaskan token yang didelegasikan tetap menjadi milik DAO dan penerima delegasi tidak diperbolehkan menjualnya. Sejumlah pihak memandang langkah ini sebagai respons langsung atas masalah konsentrasi kekuatan suara dalam pemungutan keputusan ENS. Sumber: The Defiant.