ECB Pilih 36 Perusahaan untuk Uji Coba Euro Digital, Dimulai 2026
Ringkasan Pasar AI
Pemilihan 36 perusahaan oleh ECB untuk uji coba euro digital pada 2026 membawa proyek CBDC ke tahap pengujian operasional meskipun legislasi UE belum lengkap. Upaya ini dibingkai sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan stablecoin yang didukung USD, menyoroti risiko kebijakan untuk pembayaran digital lintas batas dan adopsi stablecoin di Eropa. Dampak pasar jangka dekat terutama pada ekspektasi kebijakan terkait EUR dan sentimen terhadap infrastruktur pembayaran Eropa, bukan pada harga kripto.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCFXEUR2USD/USDT+0.26%
Wawasan AI · NCFXEUR2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bank Sentral Eropa (ECB) menunjuk 36 bank dan perusahaan pembayaran untuk mengikuti uji coba euro digital yang akan dimulai pada paruh kedua tahun depan, seiring persiapan mata uang digital bank sentral (CBDC) tersebut untuk kemungkinan penerbitan pada 2029.
ECB menyebut peserta dipilih dari 50 pelamar. Daftar itu mencakup Adyen, Deutsche Bank, Revolut, SumUp, UniCredit, dan Worldline.
Meski regulasi yang menjadi dasar penerbitan euro digital di Uni Eropa masih belum final, ECB tetap memacu proyek ini. Bank sentral menilai meningkatnya adopsi stablecoin swasta yang didukung dolar AS—seperti USDT milik Tether dan USDC milik Circle Internet—dapat mengancam kedaulatan moneter Eropa.
Program uji coba selama 12 bulan akan menguji versi beta euro digital di lingkungan ECB dan 19 bank sentral nasional kawasan euro. Pengujian mencakup transfer online dan offline antarindividu, pembayaran di toko, serta transaksi belanja daring. Meski euro digital dalam pilot ini tidak memiliki status legal, desainnya akan mendekati rancangan yang tercantum dalam draf legislasi Uni Eropa.
Pegawai ECB dan bank sentral nasional akan berperan sebagai konsumen. Sejumlah restoran, kafetaria, dan pedagang online yang dipilih akan menerima pembayaran selama masa uji coba.
Di sejumlah negara, CBDC memicu penolakan. Aktivis privasi mengkhawatirkan transaksi dapat dipantau dan bank sentral dapat memblokir akses ke mata uang tersebut. Di Amerika Serikat, sebuah undang-undang mulai berlaku bulan lalu yang melarang Federal Reserve membuat atau menerbitkan dolar digital hingga 31 Desember 2030.
Di Eropa, proyek euro digital justru melangkah ke tahap pengujian operasional ketika pembuat undang-undang Uni Eropa menyusun aturan yang dibutuhkan untuk penerbitan. Sebuah komite Parlemen Eropa telah melanjutkan kerangka hukum yang diusulkan bulan lalu.
Keputusan final untuk melanjutkan euro digital mensyaratkan legislasi tersebut disahkan, serta keputusan terpisah dari Dewan Gubernur ECB. ECB menyatakan siap untuk kemungkinan penerbitan pada 2029.