Isabel Schnabel Dorong Uang Bank Sentral ECB Masuk ke Infrastruktur Blockchain

Ringkasan Pasar AI
Dukungan anggota Dewan Eksekutif ECB Isabel Schnabel terhadap penyelesaian uang bank sentral di blockchain merupakan sinyal institusional besar bagi keuangan bertokenisasi di Eropa. Inisiatif Pontes bulan depan untuk menghubungkan platform DLT dengan TARGET, ditambah cetak biru Appia jangka panjang pada 2028, menyiratkan jalur yang lebih jelas untuk penyelesaian onchain yang teregulasi dan programabilitas. Hal ini dapat meningkatkan kelayakan yang dirasakan dari infrastruktur smart contract publik sebagai lapisan penyelesaian dan dapat mendongkrak selera risiko kripto terkait.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ETH/USDT-2.55%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa (ECB) Isabel Schnabel menyerukan agar uang bank sentral dihadirkan di atas infrastruktur blockchain. Menurut Bloomberg, ia menilai kemampuan pemrograman pada distributed ledger dapat memodernisasi cara bank sentral menjalankan kebijakan moneter, sekaligus meningkatkan pengelolaan agunan dan likuiditas. Pernyataan ini menjadi salah satu sinyal paling tegas dari pejabat senior kawasan euro bahwa otoritas moneter kawasan tersebut berniat melakukan penyelesaian (settlement) dengan uang bank sentral "riil" di sistem berbasis blockchain. Schnabel menggambarkan arah menuju skema di mana uang bank sentral yang dapat diprogram (programmable central bank money) dapat diselesaikan langsung berdampingan dengan aset yang ditokenisasi dan diterbitkan oleh institusi keuangan teregulasi. ECB sendiri telah mengeksplorasi settlement wholesale di distributed ledger lebih dari dua tahun. Upaya ini pertama kali dirinci pada awal 2024, ketika Eurosystem mulai menguji transaksi wholesale berbasis blockchain. Dalam pandangannya, programmability dapat menjadi alat untuk memperbarui implementasi kebijakan moneter, manajemen agunan, dan penyediaan likuiditas—fungsi inti yang saat ini masih bertumpu pada jalur settlement tradisional. Membawa euro itu sendiri ke infrastruktur blockchain, bukan sekadar mengkaji teknologinya, akan menjadi langkah besar menuju tokenized finance di kawasan tersebut. Rencana jangka dekat disebut sudah jelas. Bloomberg melaporkan ECB akan meluncurkan inisiatif Pontes bulan depan untuk menghubungkan platform distributed ledger dengan layanan pembayaran dan settlement TARGET milik bank sentral, tulang punggung pembayaran antarbank di kawasan euro. Untuk program jangka panjang Appia—yang ditujukan merombak infrastruktur settlement kawasan—blueprint diperkirakan terbit pada 2028. Schnabel mengatakan ECB masih mengevaluasi sejumlah model, termasuk opsi ledger terpadu (unified ledger) maupun desain yang menghubungkan beberapa ledger. Artinya, arsitektur final belum diputuskan. Komentar Schnabel juga menambah urgensi perdebatan di internal ECB mengenai masa depan uang digital. Presiden ECB Christine Lagarde pada Mei memperingatkan pembuat kebijakan agar tidak menyamakan stablecoin dengan pertanyaan yang lebih luas tentang kebutuhan infrastruktur keuangan modern. Intervensi Schnabel mengindikasikan ECB kini cenderung membawa infrastruktur tersebut "onchain". Bloomberg tidak menyebutkan tanggal peluncuran settlement uang bank sentral onchain di luar rencana dimulainya Pontes bulan depan. Rancangan akhirnya—apakah berbentuk ledger tunggal atau jaringan yang saling terhubung—masih menjadi pertanyaan terbuka.