Drift Protocol rebranding jadi Velocity DEX, kantongi fasilitas kredit Tether

Ringkasan Pasar AI
Peluncuran ulang Drift Protocol sebagai Velocity DEX, yang didukung oleh jalur kredit Tether sebesar $127,5 juta, ditujukan untuk memulihkan likuiditas dan kepercayaan setelah eksploit sebelumnya senilai $280 juta+ yang terkait Lazarus. Sebagai salah satu venue perpetuals utama di Solana, restart ini menjadi indikator ketahanan infrastruktur derivatif Solana dan kredit ekosistem. Fokus jangka dekat terpusat pada arus on-chain, keterlibatan ulang pengguna, dan persepsi risiko residual.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SOL/USDT+5.36%
Wawasan AI · SOL/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Drift Protocol mengumumkan perubahan nama menjadi Velocity DEX dan memperoleh fasilitas kredit dari Tether senilai US$127,5 juta. Langkah ini menandai upaya relaunch setelah insiden peretasan pada April 2026 yang dikaitkan dengan Lazarus Group asal Korea Utara, yang menyebabkan kerugian lebih dari US$280 juta. Sebelum kejadian tersebut, Drift dikenal sebagai salah satu platform perdagangan perpetual futures utama di jaringan Solana. Serangan itu memukul kepercayaan terhadap ekosistem Solana dan menimbulkan kekhawatiran atas stabilitas infrastruktur derivatif. Dukungan kredit dari Tether ditujukan untuk memulihkan likuiditas dan mengembalikan kepercayaan pengguna. Meski demikian, dampak peretasan dinilai belum sepenuhnya terserap; arus dana on-chain dan tingkat adopsi protokol masih menjadi indikator yang akan diuji dalam periode mendatang.