Deutsche Bank Siap Luncurkan Layanan Kustodian Kripto untuk Klien Institusional

Ringkasan Pasar AI
Deutsche Bank berencana meluncurkan layanan kustodi kripto teregulasi untuk klien institusional dan korporat di Jerman, yang pada tahap awal mendukung BTC, ETH, dan stablecoin tertentu (USDC, EURC, EURAU), dengan ketentuan persetujuan. Dengan menawarkan dompet yang dikelola bank, pengelolaan kunci, dan kontrol keamanan, layanan ini menurunkan hambatan operasional bagi institusi dan menandakan integrasi kripto yang lebih dalam ke dalam keuangan tradisional. Dalam jangka pendek, hal ini dapat mendukung partisipasi institusional dan persaingan di bidang kustodi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.64%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Deutsche Bank bersiap memasuki bisnis kustodian aset kripto untuk klien institusional dan korporasi. Layanan ini ditargetkan meluncur pada paruh akhir tahun ini setelah memperoleh persetujuan regulator, dengan Jerman menjadi pasar pertama. Pada tahap awal, bank asal Jerman tersebut akan mendukung penyimpanan dan transfer Bitcoin, Ether, serta sejumlah stablecoin terpilih: USDC, EURC, dan EURAU. Melalui infrastruktur yang dikelola Deutsche Bank, nasabah dapat menyimpan aset digital dan mentransfernya ke pihak ketiga. Deutsche Bank akan mengelola dompet (wallet) dan private key milik nasabah, sehingga klien tidak perlu membangun sistem kustodian sendiri. Basis pengguna awal mencakup perusahaan, manajer aset, hedge fund, kustodian, perusahaan pialang, dan institusi berdaulat. Bank menyebut kelompok-kelompok ini sudah berada dalam ekosistem Corporate Bank dan Investment Bank serta kerangka kepatuhan yang ada. Dari sisi keamanan, layanan ini mengandalkan perlindungan berbasis perangkat keras untuk private key, mekanisme persetujuan multipihak, pemisahan lingkungan penyimpanan warm dan cold, serta kontrol pencadangan dan pemulihan. Sejumlah penyedia teknologi dan infrastruktur eksternal juga akan menangani bagian teknis tertentu. Deutsche Bank sebelumnya bekerja sama dengan Taurus untuk mendukung rencana kustodian kripto bagi klien institusional. Gerald Podobnik, Co-Head of Commercial Banking di Deutsche Bank, menilai aset digital bukan pengganti sistem keuangan tradisional, melainkan pelengkap infrastruktur pasar yang sudah ada. Ia menambahkan layanan baru dapat berjalan berdampingan dengan sistem keuangan saat ini dengan dukungan kepercayaan, keamanan, dan perlindungan dari lembaga keuangan yang teregulasi. Ke depan, Deutsche Bank membuka peluang memperluas daftar aset yang didukung, bergantung pada permintaan nasabah, persyaratan regulasi, manajemen risiko, dan proses persetujuan produk internal. Bank juga memasukkan instrumen keuangan bertokenisasi dalam peta jalan, yang mengindikasikan cakupan layanan berpotensi melampaui kripto dan stablecoin. Langkah Deutsche Bank ini sejalan dengan tren lembaga keuangan besar yang kian aktif mengeksplorasi layanan terkait aset digital, didorong perkembangan regulasi di Eropa serta membaiknya sentimen terhadap kripto di Amerika Serikat. Di saat yang sama, grup perbankan Italia UniCredit dilaporkan turut mempertimbangkan pembaruan penawaran aset digital, termasuk rencana awal memperluas kapabilitas kustodian dan broker. Sumber: Wu Blockchain.