Harga Minyak Mentah Melemah Seiring Kemajuan Perundingan Damai AS–Iran
Ringkasan Pasar AI
Kemajuan dalam pembicaraan AS-Iran dan jeda aksi militer AS mengurangi premi risiko geopolitik pada minyak mentah. Lalu lintas tanker di Teluk dan ekspor regional telah pulih mendekati tingkat sebelum perang, sementara ekspor Rusia mencapai level tertinggi pasca-2022, menambah pasokan. Penurunan proyeksi permintaan 2024 oleh IEA memperkuat keseimbangan yang lebih longgar. WTI turun ke level terendah beberapa bulan, dengan bensin relatif lebih tangguh.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILWTI2USD/USDT-3.04%
Wawasan AI · NCCO1OILWTI2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga minyak mentah terkoreksi setelah sentimen risiko mereda. Amerika Serikat dan Iran menggelar pembicaraan teknis yang dinilai konstruktif di Qatar, sementara pemerintahan Trump menunda langkah operasi militer terhadap Iran, mengurangi kekhawatiran pasar.
Aktivitas pengiriman di Teluk Persia dilaporkan pulih, dengan arus kapal tanker kembali ke level sebelum perang. Ekspor minyak mentah dari negara-negara Teluk juga telah pulih ke lebih dari 75% dibandingkan kondisi pra-perang.
Di sisi pasokan, ekspor minyak Rusia naik menjadi 4,13 juta barel per hari, tertinggi sejak invasi ke Ukraina pada 2022. Irak disebut mengancam keluar dari OPEC. Sementara itu, IEA memangkas proyeksi permintaan minyak global 2024 menjadi -1,10 juta barel per hari.
WTI turun 1,81% ke level terendah dalam 4,25 bulan, sedangkan bensin naik tipis 1,16%.