Cronos Pastikan US$9,19 Juta Masih Belum Dipulihkan Usai Eksploit Tectonic

Ringkasan Pasar AI
Cronos mengonfirmasi bahwa US$9,19 juta masih belum berhasil dipulihkan setelah eksploitasi pinjaman Tectonic, meskipun ada rollback yang disetujui validator yang membalikkan ~US$111,2 juta peminjaman tidak sah dengan menghapus 10.961 blok. Walaupun rollback tersebut memulihkan sebagian besar saldo dan layanan, langkah itu merusak finalitas transaksi dan memaksa rekonsiliasi dengan bursa/bridge untuk aktivitas sah yang dibatalkan. Kerugian yang tersisa dan intervensi tata kelola dapat membebani kepercayaan jangka pendek terhadap keamanan ekosistem Cronos dan keandalan penyelesaian.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
CRO/USDT+2.85%
Wawasan AI · CRO/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Cronos menyatakan masih ada dana senilai US$9,19 juta yang belum berhasil dipulihkan setelah insiden eksploit pada protokol pinjam-meminjam Tectonic. Melalui rollback blockchain yang disetujui para validator, jaringan mengembalikan sekitar US$111,2 juta dari dana yang terdampak. Cronos menjelaskan, pada 30 Agustus pelaku memanipulasi sistem agunan Tectonic dengan menaikkan harga TONIC, token tata kelola Tectonic, lewat kontrak yang dibuat khusus. Likuiditas TONIC yang terbatas memungkinkan distorsi harga sehingga nilai agunan yang disetor terlihat jauh lebih tinggi. Sekitar 10 menit kemudian, pelaku memakai agunan yang telah "dipompa" tersebut untuk menarik pinjaman besar, total US$120,4 juta di sembilan pasar. Aktivitas mencurigakan terdeteksi kira-kira 36 menit setelah serangan. Cronos lalu mengoordinasikan respons darurat bersama validator. Operasi jaringan dihentikan pada blok 90.907.150 untuk mencegah transaksi tambahan melalui sistem yang telah disusupi. Setelah mencapai konsensus, validator menyetujui rollback ke blok 90.896.188, blok terakhir sebelum eksploit terjadi. Rollback tersebut membatalkan sekitar US$111,2 juta pinjaman tidak sah dan memulihkan saldo yang terdampak. Langkah ini juga mencegah pelaku mempertahankan kendali atas sebagian besar aset yang diperoleh dari posisi agunan hasil manipulasi. Meski begitu, dana yang sudah sempat dipindahkan melalui bridge, bursa, atau jaringan lain tidak dapat ditarik kembali. Cronos menyebut sekitar US$9,19 juta terlanjur lolos sebelum penghentian dilakukan, setara kurang lebih 7,6% dari total dana yang terdampak. Dampak lain dari rollback adalah ikut terhapusnya transaksi sah yang terjadi dalam periode gangguan. Cronos membuang 10.961 blok yang mencakup 1 jam 54 menit aktivitas jaringan, sehingga transaksi pengguna yang tidak terkait Tectonic pun ikut terbalik karena status jaringan dikembalikan ke kondisi sebelumnya. Cronos menyatakan keputusan ini menuntut kompromi antara kepastian finalitas transaksi dan risiko hilangnya dana. Produksi blok kembali berjalan sekitar 11 jam setelah insiden dimulai, dengan saldo terkait dikembalikan ke posisi semula. Cronos juga memulihkan layanan jaringan seperti block explorer, indexer, subgraph, serta endpoint RPC publik. Tim saat ini berkoordinasi dengan bursa, bridge, dan platform terdampak untuk merekonsiliasi transaksi yang hilang akibat rollback. Dalam laporan pascainsiden, Cronos belum mengungkap identitas pelaku maupun rencana pemulihan untuk dana US$9,19 juta yang masih belum kembali. Setelah pengungkapan tersebut, CRO—aset kripto native jaringan—naik 0,62% dalam 24 jam dan diperdagangkan di sekitar US$0,058.