Celah Pembuatan Seed Coldcard Berpotensi Membahayakan Bitcoin Senilai US$116 Juta
Ringkasan Pasar AI
Pengungkapan adanya cacat pada randomisasi pembuatan seed Coldcard menyiratkan sekitar 1.816 BTC (sekitar $116 juta) mungkin rentan, dengan penyerang dilaporkan menguras dana dengan merekonstruksi seed berentropi rendah tanpa akses ke perangkat. Meski bukan masalah pada protokol Bitcoin, insiden ini menekan kepercayaan terhadap self-custody, meningkatkan kesadaran risiko operasional seputar hardware wallet dan cadangan, serta dapat memicu kehati-hatian jangka pendek di kalangan pemegang ketika pengguna yang terdampak memigrasikan wallet meski perbaikan firmware hanya melindungi seed di masa depan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.22%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Laporan CoinDesk menyebutkan, setelah terungkapnya kerentanan pada proses pembuatan seed di perangkat Coldcard, sekitar 1.816 bitcoin—bernilai kurang lebih US$116 juta—dinilai berada dalam risiko. Peristiwa ini kembali menyorot sumber keacakan (randomness) untuk seed hardware wallet, praktik pencadangan, serta keamanan self-custody.
Coldcard adalah hardware wallet khusus Bitcoin yang dikembangkan Coinkite, perusahaan asal Kanada. Dalam advisori keamanan, Coinkite menyatakan sebagian perangkat menggunakan sumber keacakan yang keliru saat membuat mnemonic phrase, sehingga entropi seed jauh di bawah standar.
Versi yang terdampak mencakup Coldcard Mk2 dan Mk3 pada firmware 4.0.1 hingga 4.1.9. Coinkite memperkirakan perangkat tersebut menghasilkan seed dengan entropi efektif sekitar 40 bit. Pada sebagian perangkat Mk4, Mk5, dan Q, entropinya sekitar 72 bit. Padahal level normal yang semestinya adalah 128 bit.
TRM Labs memperkirakan pelaku telah memindahkan sekitar 1.816 BTC dari lebih dari 5.200 alamat. Dana terkait disebut mengalami empat kali perpindahan yang mencurigakan setelah 30 Juli, dan angka-angka ini masih berpotensi berubah seiring pembaruan data.
Menurut TRM Labs, penyerang tidak perlu menguasai perangkat fisik maupun memodifikasi firmware. Dengan merekonstruksi seed yang terdampak, pelaku dapat menurunkan private key terkait lalu menandatangani transaksi dari sistem lain.
Coinkite telah merilis perbaikan firmware untuk model yang terdampak. Patch ini hanya mencegah kelemahan pada seed yang dibuat ke depan; mnemonic lama yang rentan tetap memerlukan migrasi wallet.
Perdebatan tentang self-custody pun kembali mengemuka. Pendiri TEXITcoin, Bobby Gray, menilai insiden ini bukan menunjukkan celah pada keamanan Bitcoin, melainkan risiko dari ketergantungan pengguna pada perangkat yang secara otomatis menghasilkan angka acak. Ia menambahkan, pengguna yang secara aktif menambahkan entropi melalui lemparan dadu tidak terdampak dengan cara yang sama.
Gray juga mengingatkan agar kejadian ini tidak disederhanakan menjadi kesimpulan bahwa kustodian bursa selalu lebih aman. Bagi investor AS yang hanya mengincar eksposur harga Bitcoin, ETF Bitcoin spot dapat menghilangkan kebutuhan mnemonic phrase dan perawatan firmware, tetapi risikonya bergeser ke kustodian institusional dan struktur produk sekuritas.