Celah Firmware Coldcard Dieksploitasi, Sekitar 1.367 BTC Senilai US$89 Juta Raib

Sebuah insiden keamanan besar menimpa Coldcard, salah satu hardware wallet Bitcoin yang paling dipercaya. Dalam tiga gelombang serangan, pelaku mengeksploitasi kelemahan kritis pada proses pembuatan seed di firmware tertentu, lalu menyapu sekitar 1.367 BTC—diperkirakan bernilai US$89 juta—dari ribuan alamat. Berbeda dari phishing atau pembobolan bursa, serangan ini mengincar inti sistem: pembangkitan kunci internal. Bug firmware berusia lima tahun menghasilkan seed dengan tingkat keacakan (entropy) yang terlalu rendah, sehingga pelaku dapat merekonstruksi private key secara offline dan memindahkan dana tanpa perlu menyentuh perangkat korban. Kronologi: Tiga Gelombang, Ribuan Alamat Serangan mulai terdeteksi pada 30 Juli 2026. Gelombang pertama sekitar pukul 12:00 UTC: 594 BTC (sekitar US$38 juta) hilang dari kurang lebih 500 wallet hanya dalam 25 menit. Target utama adalah wallet bernilai besar. Gelombang kedua di hari yang sama memperbesar kerugian menjadi 1.082 BTC (sekitar US$70 juta) dari 1.196 alamat dalam 41 menit. Hingga 2 Agustus, total tiga gelombang mencapai 1.367 BTC (sekitar US$89 juta) dari 4.585 alamat. Chainalysis menilai pelaku tidak memilih target secara acak. Operator memprioritaskan sasaran terkaya dan meraup lebih dari US$30 juta dalam 10 menit pertama. Satu wallet saja dilaporkan kehilangan sekitar US$1,8 juta. Pola ini mengindikasikan alamat-alamat bernilai tinggi sudah dipetakan sebelumnya, lalu dieksekusi berurutan. Penyapuan besar berlangsung hampir 30 jam sebelum Coinkite (pembuat Coldcard) menerbitkan peringatan publik pertama. Galaxy Research kemudian mengidentifikasi sekitar 600 alamat yang dicurigai terkait pelaku dan melaporkannya ke penyidik. Galaxy juga menemukan kemiripan pola operasional antara gelombang 1 dan 2, sementara gelombang 3 memakai metode pengumpulan dana yang berbeda. Akar Masalah: Satu Baris Kode, Tak Terdeteksi Lima Tahun Masalah bermula dari perubahan kecil di firmware. Pada 1 Maret 2021, sebuah commit mengganti sumber pembuatan seed dari ckcc.rng_bytes (yang memanfaatkan hardware RNG pada chip STM32) menjadi ngu.random.bytes, yaitu PRNG berbasis perangkat lunak. PRNG ini bergantung pada input deterministik seperti nomor seri perangkat, nilai timer internal, serta riwayat panggilan RNG sebelumnya, lalu diproses menggunakan hashing SHA256d. Hashing dapat mengacak data yang ada, tetapi tidak menciptakan keacakan baru. Jika input awal hanya memiliki 2^40 kemungkinan, output tetap terbatas pada 2^40. Dampaknya, seed yang dibuat pada Mk2 dan Mk3 selama periode rentan hanya memiliki sekitar 40 bit entropy. Untuk perangkat Mk4, Mk5, dan Q, ada tambahan input dari secure element yang menaikkan entropy efektif menjadi sekitar 72 bit—tetap di bawah standar keamanan 128 bit yang lazim diharapkan untuk pembuatan seed Bitcoin. CEO Foundation Devices, Zach Herbert, menyebut bug masuk saat penulisan ulang firmware besar pada Maret 2021 untuk mengganti sisa kode berlisensi GPL dengan pustaka kriptografi baru, sehingga perubahan itu lebih terkait perombakan lisensi daripada keputusan desain keamanan. Meski begitu, bug bertahan melewati lima tahun pembaruan, review keamanan, bahkan audit berbantuan AI beberapa pekan sebelum serangan, tanpa terdeteksi. Cara Serangan Bekerja: Brute Force Seed 40 Bit Pelaku tidak perlu mencuri perangkat atau mengaksesnya jarak jauh. Dengan memperkirakan variabel kunci (UID perangkat, keadaan timer, urutan panggilan RNG), pelaku dapat mereproduksi aliran kandidat seed secara offline. Selanjutnya, setiap kandidat seed diturunkan menjadi alamat Bitcoin, lalu dicocokkan dengan data blockchain publik. Dengan entropy sekitar 40 bit, ruang pencarian kira-kira satu triliun kemungkinan. Angka ini terlihat besar, tetapi masih dapat dijelajahi dalam waktu realistis dengan perangkat komputasi modern, apalagi bila target dipersempit ke alamat yang diasosiasikan dengan seed Coldcard pada rentang 2021–2026. Begitu sebuah kandidat seed menghasilkan alamat yang memang menyimpan BTC, pelaku menguasai private key terkait dan langsung menyapu dana. Galaxy Research menilai gelombang 1 dan 2 kemungkinan dijalankan operator yang sama. Gelombang 3 menunjukkan perilaku on-chain berbeda, membuka kemungkinan pihak lain menemukan dan mengeksploitasi celah tersebut secara terpisah. Untuk Mk4, Mk5, dan Q, entropy sekitar 72 bit dinilai lebih kuat, tetapi masih di bawah standar. Block (perusahaan Jack Dorsey) menyebut desainnya memiliki struktur “fail-open” berbahaya karena pada kondisi boot tertentu pencarian dapat turun hingga 2^32 kemungkinan. Kelemahan ini belum dilaporkan dieksploitasi secara luas. Perangkat Terdampak dan Firmware Rentan Dampak berbeda antar model, bergantung pada firmware yang digunakan saat seed pertama kali dibuat. Firmware saat ini tidak otomatis memperbaiki seed lama. Ringkasan cakupan: - Mk2 / Mk3: seed yang dibuat pada firmware v4.0.0 / v4.0.1 hingga v4.1.9 memiliki ~40 bit entropy. Perbaikan tersedia mulai v4.2.0+. Risiko tertinggi dan sudah dieksploitasi. - Mk4 / Mk5: seed yang dibuat sebelum v5.6.0 (standard) / sebelum v6.6.0X (Edge) memiliki ~72 bit entropy. Perbaikan: v5.6.0+ / v6.6.0X+. Belum ada konfirmasi eksploitasi masif, namun tetap di bawah standar. - Q: seed yang dibuat sebelum v1.5.0Q (standard) / sebelum v6.6.0QX (Edge) memiliki ~72 bit entropy. Perbaikan: v1.5.0Q+ / v6.6.0QX+. Poin kunci: versi firmware saat seed dibuat menentukan paparan risiko. Pengguna yang membuat seed pada firmware rentan lalu memperbarui firmware tetap memegang seed lemah; pembaruan hanya melindungi pembuatan seed di masa depan. Satu pengecualian penting: pengguna yang menambahkan minimal 50 lemparan dadu yang independen dan bersifat privat saat setup seed menambahkan entropy eksternal yang kuat, sehingga risiko dari bug ini menjadi sangat kecil. Passphrase BIP39 yang kuat juga menurunkan peluang brute force, tetapi tidak memperbaiki seed yang sudah lemah; Coinkite tetap merekomendasikan migrasi untuk seed yang dibuat pada firmware terdampak. Penilaian Risiko dan Tindakan yang Disarankan - Seed dibuat sebelum perubahan firmware rentan (Maret 2021): umumnya tidak terdampak; tidak perlu migrasi khusus untuk bug ini. - Seed dibuat pada firmware rentan dengan ≥50 lemparan dadu privat: risiko minimal; tinjau catatan setup dan ikuti panduan resmi. - Seed dibuat pada firmware rentan tanpa lemparan dadu yang memadai: anggap seed sudah terekspos; perbarui firmware, buat seed baru, migrasikan dana. - Seed dilindungi passphrase BIP39 kuat: probabilitas serangan lebih rendah, tetapi seed dasar tetap lemah; migrasi tetap dianjurkan. - Multisig yang memuat kunci turunan dari seed Coldcard terdampak: risiko bergantung pada threshold tanda tangan; rotasi semua kunci terdampak dan tinjau kebijakan multisig. Coinkite juga menyatakan insiden ini tidak berdampak pada hardware wallet lain seperti Trezor, Ledger, dan Block (Bitkey) karena sistem pembangkitan entropy berbeda. Respons Coinkite: Patch dan Kritik atas Keterlambatan Coinkite menerbitkan advisory pertama pada 30 Juli dan 31 Juli, sekitar 30 jam setelah penyapuan awal dimulai. Perusahaan merilis firmware tambalan untuk seluruh model yang relevan: v4.2.0 (Mk3), v5.6.0 (Mk4/Mk5), dan v1.5.0Q (Q), disertai analisis teknis dan panduan migrasi. Pada 1 Agustus, Coinkite memperbarui advisory untuk mengakui Mk4, Mk5, dan Q juga mengalami penurunan entropy. Meski serangan terutama mengincar seed Mk2/Mk3, model lain tetap di bawah standar keamanan 128 bit. Kritik utama mengarah pada fakta bug bertahan lima tahun meski ada review internal, rilis fokus keamanan, dan audit berbantuan AI. Keterlambatan peringatan publik juga dinilai membuat pengguna tidak punya waktu untuk memindahkan dana sebelum disapu. Peneliti Wizardsardine, Kevin Loaec, menilai pengguna sebaiknya menganggap multisig yang memuat kunci Coldcard terdampak sebagai terekspos, isu yang dinilai belum sepenuhnya dibahas dalam advisory. Cara Migrasi Dana (Ringkas dan Praktis) Memperbarui firmware saja tidak mengamankan wallet yang sudah ada. Seed lama tetap lemah. Pengguna terdampak perlu membuat seed baru dan memindahkan seluruh BTC. Langkah yang direkomendasikan (mengacu pada advisory Coinkite dan panduan Shinobi/Bitcoin Magazine): 1) Perbarui firmware Coldcard ke versi tambalan terbaru sesuai model dan track rilis. Pastikan file diunduh dari situs resmi Coinkite. 2) Buat seed baru sepenuhnya di perangkat yang sudah ditambal (jangan impor/restore seed lama). Pertimbangkan menambah ≥50 lemparan dadu privat. 3) Verifikasi backup seed baru: catat kata seed berurutan, lakukan verifikasi di perangkat, buat alamat penerimaan, pastikan alamat di software wallet sama dengan yang tampil di layar Coldcard. 4) Pindahkan seluruh BTC dari alamat yang dikendalikan seed lama ke alamat turunan dari seed baru. Verifikasi alamat tujuan dan detail transaksi di layar Coldcard sebelum menandatangani. 5) Konfirmasi migrasi melalui block explorer: pastikan transaksi terkonfirmasi, alamat lama kosong, dan saldo penuh muncul di wallet baru. 6) Musnahkan backup seed lama dengan aman setelah semuanya terkonfirmasi dan akses ke seed baru sudah dipastikan. Migrasi membutuhkan transaksi on-chain, sehingga pengguna perlu memperhitungkan biaya jaringan dan menghindari fee yang terlalu rendah saat transfer mendesak. Untuk pengguna multisig, setiap kunci yang berasal dari seed Coldcard terdampak wajib dirotasi. Tinjau threshold penandatanganan, ganti semua kunci rentan, verifikasi konfigurasi multisig baru sebelum memindahkan dana besar. Implikasi Lebih Luas bagi Self-Custody Kasus ini menegaskan dua syarat keamanan self-custody: (1) kontrol atas private key dan (2) pembuatan key dengan entropy berkualitas tinggi. Industri hardware wallet sering menekankan aspek pertama, sementara aspek kedua jarang dibahas oleh pengguna awam dan sulit diverifikasi secara mandiri. Insiden ini juga disebut sebagai kegagalan PRNG besar ketiga dalam beberapa tahun terakhir setelah Milk Sad (2023) dan Ill Bloom (2026). Seed phrase bisa terlihat valid dan menghasilkan alamat yang berfungsi, tetapi tetap rapuh bila entropy di baliknya lemah. Perdebatan open-source vs closed-source juga ikut terdampak. Firmware Coldcard tersedia untuk ditinjau publik, tetapi bug tetap lolos selama lima tahun. Kode terbuka tidak otomatis berarti aman, meski tetap penting untuk memungkinkan audit komunitas. CoinDesk melaporkan eksploit semacam ini dapat mendorong sebagian investor ke Bitcoin ETF, yang mengurangi risiko operasional pembuatan dan penyimpanan key, tetapi memindahkan risiko kustodian ke institusi. Blockaid juga menemukan sebagian besar kerugian kripto pada paruh pertama 2026 berasal dari kunci yang terkompromi dan kegagalan operasional, bukan eksploit smart contract. Coldcard menjadi contoh serangan yang menargetkan proses pembangkitan kunci, bukan Bitcoin itu sendiri. Materi ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat finansial, investasi, hukum, atau keamanan. Tanya Jawab Singkat Apakah Coldcard saya sudah terkompromi? Seed berisiko bila dibuat pada Mk2 atau Mk3 dengan firmware v4.0.0 hingga v4.1.9 tanpa menambahkan entropy dari lemparan dadu yang memadai. Seed Mk4, Mk5, dan Q yang dibuat sebelum patch memiliki ~72 bit entropy. Eksploitasi masif untuk model tersebut belum terkonfirmasi, tetapi tetap di bawah standar. Disarankan: perbarui firmware, buat seed baru, migrasikan dana. Apakah update firmware menyelesaikan masalah? Tidak. Update hanya memperbaiki pembuatan seed ke depan. Seed yang sudah dibuat dengan entropy lemah tidak bisa "dipulihkan" lewat update; perlu seed baru dan pemindahan dana. Apakah Ledger dan Trezor terdampak? Tidak. Ledger, Trezor, dan Block (Bitkey) menyatakan menggunakan metode pembangkitan entropy berbeda, sehingga celah ini tidak berlaku untuk seed yang dibuat di perangkat tersebut. Berapa banyak BTC yang dicuri? Per 2 Agustus 2026: sekitar 1.367 BTC senilai kira-kira US$89 juta, memengaruhi 4.585 alamat. Investigasi masih berjalan; angka akhir bisa berubah. Siapa pelakunya? Belum teridentifikasi. Galaxy Research menilai gelombang 1 dan 2 mungkin operator yang sama, sementara gelombang 3 berbeda sehingga bisa melibatkan pelaku lain. Sekitar 600 alamat yang dicurigai telah dilaporkan ke penyidik. Apakah lemparan dadu melindungi saya? Ya, jika menggunakan setidaknya 50 lemparan dadu yang independen dan privat saat pembuatan seed. Entropy eksternal ini tidak dapat dikurangi oleh RNG perangkat lunak yang bermasalah. Coinkite menyatakan pengguna yang menjalankan proses dadu dengan benar memiliki risiko minimal dari celah ini.