Harga Kakao Tertekan oleh Peningkatan Pasokan dari Ghana
Ringkasan Pasar AI
Harga kakao menghadapi tekanan dalam jangka dekat seiring membaiknya sinyal pasokan dari Afrika Barat: panen Ghana 2025/26 dilaporkan sebesar 750.000 ton (+25,6% y/y), ekspor kumulatif Pantai Gading naik 20% menjadi 2,11 juta ton, dan ekspor Nigeria pada Juni meningkat 30% menjadi 18.922 ton. Meski gilingan Asia pada Q2 lebih kuat dari perkiraan (+25%), rebound pasokan membebani kontrak berjangka ICE.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOCOCOA2USD/USDT-0.23%
Wawasan AI · NCCOCOCOA2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pasokan kakao yang lebih besar menekan pergerakan harga. Ghana memperkirakan panen musim 2025/26 mencapai 750.000 ton, naik 25,6% dibanding tahun sebelumnya. Di Pantai Gading, ekspor kumulatif tercatat 2,11 juta ton, meningkat 20% (yoy). Nigeria juga melaporkan ekspor Juni naik 30% (yoy) menjadi 18.922 ton.
Dari sisi permintaan, data penggilingan kakao di Asia pada kuartal II menunjukkan lonjakan 25% (yoy) menjadi 224.646 ton, jauh di atas perkiraan pasar. Meski demikian, tambahan pasokan menjaga sentimen harga tetap terbebani; kontrak berjangka kakao di ICE turun tipis.