Bursa kripto Orionx di Cile hentikan operasional dan penarikan di tengah defisit aset lebih dari US$7 juta
Ringkasan Pasar AI
Penghentian operasi dan penarikan oleh Orionx setelah audit forensik yang menyebutkan aset senilai lebih dari $7 juta dipindahkan di luar kendali perusahaan menyoroti risiko kustodian dan tata kelola di bursa terpusat. Tuduhan terhadap para pendiri dan ketiadaan otorisasi CMF berdasarkan Undang-Undang FinTech Chile menambah beban regulasi dan hukum, yang kemungkinan menekan kepercayaan pada venue LATAM yang lebih kecil dan meningkatkan sensitivitas terhadap risiko pihak lawan di seluruh kripto.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.32%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan, bursa aset kripto Orionx asal Cile mengumumkan penghentian operasional serta penangguhan penarikan dana pengguna. Hasil audit forensik menemukan lebih dari US$7 juta aset kustodian telah dipindahkan ke dompet yang berada di luar kendali perusahaan, sehingga menimbulkan kekurangan pendanaan.
Orionx menuding dua mitra pendiri, Joaquín Díaz dan Roberto Zibert, bersama sejumlah mantan karyawan lain terlibat dalam transaksi terkait, dan telah mengajukan pengaduan ke Kantor Kejaksaan Nasional Cile. Dalam pengaduan tersebut, transaksi disebut terjadi pada periode 2018 hingga 2021.
Komisi Pasar Keuangan Cile (CMF) menyatakan Orionx tidak memiliki otorisasi untuk menyediakan layanan keuangan aset kripto dan kegiatan operasinya tidak sesuai dengan Undang-Undang FinTech. Orionx menyebut pihaknya tidak dapat menjamin pemulihan dana pengguna secara penuh. (Bitcoin.com News)