CFTC Siap Susun Kerangka Aturan Kripto Jika CLARITY Act Terus Tertahan

Ringkasan Pasar AI
Ketua CFTC Selig mengisyaratkan bahwa lembaga tersebut dapat memajukan kerangka regulasi kripto dengan menggunakan kewenangan yang ada jika CLARITY Act tetap tertunda, termasuk menegaskan pengawasan terhadap bursa yang terdaftar dan tidak terdaftar serta menguraikan jalur kepatuhan bagi pengembang protokol onchain. Pesan tersebut mengurangi ketidakpastian legislatif tetapi meningkatkan risiko penegakan dan kepatuhan, yang berpotensi memengaruhi akses pasar AS, operasi venue, dan kondisi likuiditas di seluruh aset digital utama.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+6.41%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ketua CFTC Michael S. Selig mengatakan dalam rapat CFTC Innovation Advisory Committee bahwa jika pembahasan CLARITY Act terus tertunda, CFTC tidak akan menunggu tanpa batas. Otoritas tersebut akan menggunakan kewenangan yang sudah dimiliki untuk mendorong pengaturan pasar cryptocurrency, termasuk menempatkan bursa kripto yang sudah beroperasi maupun yang belum terdaftar di bawah pengawasan CFTC. CFTC juga akan menjajaki jalur bagi pengembang protokol keuangan onchain agar dapat masuk ke pasar AS secara legal dan patuh ketentuan. Selig menilai pengesahan CLARITY Act tetap menjadi opsi paling bijak karena akan menetapkan batas-batas pengawasan regulator secara formal dalam undang-undang. Meski begitu, jika Kongres tidak meloloskan rancangan tersebut, CFTC menyatakan telah siap menetapkan aturannya sendiri untuk membangun struktur yang lebih komprehensif bagi pasar aset digital di Amerika Serikat.