CFTC Perluas Kelonggaran bagi Dompet Kripto, Tak Berlaku untuk Pengembang Tornado Cash
Ringkasan Pasar AI
CFTC memperluas keringanan no-action yang memungkinkan dompet kripto dan antarmuka perangkat lunak yang memenuhi syarat untuk mengarahkan pengguna ke venue derivatif yang terdaftar di CFTC (mis., perps dan kontrak event) tanpa mendaftar sebagai introducing broker, dengan ketentuan mereka tidak menguasai aset (custody) atau memengaruhi eksekusi. Hal ini dapat mempercepat distribusi derivatif yang patuh melalui dompet. Namun, kebijakan ini tidak memberikan perlindungan dari penegakan DOJ atau undang-undang lainnya (sanksi/AML/transmisi uang), sehingga risiko hukum pengembang pada dasarnya tetap tidak berubah.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.52%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) memperluas kelonggaran regulasi bagi perusahaan perangkat lunak yang menghubungkan pengguna ke pasar derivatif yang teregulasi. Kebijakan ini membuka jalan bagi dompet kripto untuk menambahkan akses ke produk seperti perpetual futures dan kontrak berbasis peristiwa (event contracts) tanpa perlu mendaftar sebagai broker. Meski begitu, keputusan ini tidak memberikan perlindungan langsung bagi pengembang yang menghadapi tuduhan pidana, termasuk kasus Tornado Cash.
Perluasan kelonggaran ini diumumkan Divisi Market Participants CFTC pada 17 September melalui posisi "no-action". Cakupannya memperluas keringanan yang sebelumnya diberikan kepada penyedia dompet kripto Phantom pada Maret. Perusahaan perangkat lunak lain yang memenuhi kriteria kini dapat mengandalkan posisi yang sama tanpa perlu mengajukan permohonan izin secara individual.
Implikasinya, dompet kripto dapat menambahkan fitur yang memungkinkan pengguna melihat dan memperdagangkan derivatif yang berada di bawah pengawasan CFTC. Penyedia perangkat lunak dapat mempromosikan layanan tersebut, mengarahkan pelanggan ke perusahaan terdaftar tertentu, dan menerima bagian dari pendapatan transaksi. Penyedia tidak wajib mendaftar sebagai introducing broker semata-mata karena menyediakan fitur tersebut, selama perannya terbatas sebagai antarmuka menuju venue perdagangan dan tidak berubah menjadi venue perdagangan itu sendiri.
Transaksi pengguna tetap berlangsung di bursa yang terdaftar pada CFTC. Perantara yang terlibat juga harus terdaftar, dan dana tetap berada di entitas teregulasi, bukan ditahan oleh penyedia perangkat lunak. Penyedia tidak diperbolehkan menguasai aset pelanggan, menentukan eksekusi transaksi, atau mengirim sinyal beli/jual. Mereka juga diminta melakukan pengungkapan, menyimpan catatan, dan menerima pengawasan CFTC.
Surat CFTC ini turut memperjelas batas kapan pengembang perangkat lunak dapat dipandang sebagai perantara keuangan. Dalam kerangka ini, suatu entitas dapat dianggap menjalankan bisnis perantara/brokerage ketika menyediakan akses ke produk keuangan tanpa menerima dana dan tanpa ikut campur dalam aktivitas perdagangan pengguna sebagaimana tugas broker.
Meski begitu, jangkauan hukumnya sempit. Surat CFTC hanya terkait kewajiban pendaftaran berdasarkan hukum derivatif dan tidak mengikat Departemen Kehakiman AS (DOJ) maupun mengubah hukum federal lain terkait pengiriman uang (money transmission), sanksi, dan pencucian uang. Roman Storm dituntut terkait dugaan keterlibatan dalam layanan pencampur kripto (crypto-mixing), bukan semata karena perangkat lunak yang memberi akses ke perusahaan derivatif terdaftar.
Ke depan, terdakwa bisa mencoba menekankan perbedaan antara perangkat lunak pasif dan perantara aktif. Argumen ini berpotensi meyakinkan, tetapi tidak mengikat pengadilan, dan hanya relevan bila pihak tersebut tidak menguasai dana serta tetap pasif dalam partisipasi transaksi. Pada praktiknya, pendekatan ini dapat menjadi bagian dari pembelaan bagi operator platform sejenis.
Ringkasnya, penyedia perangkat lunak yang disetujui dapat menghubungkan pengguna ke derivatif tanpa berstatus broker. Kebijakan ini tidak memberi keringanan bagi pengembang dari tuduhan terkait money transmission, sanksi, atau pencucian uang.