Cboe Ajukan Persetujuan SEC untuk ETF Futures Bitcoin dan Ethereum Leverage 3x

Ringkasan Pasar AI
Pengajuan Cboe untuk persetujuan SEC guna mencatatkan ETF berjangka Bitcoin dan Ethereum dengan leverage 3x akan memperluas eksposur kripto berleverage di AS melampaui produk 2x yang sudah ada. Karena dana-dana ini menggunakan kontrak berjangka, persetujuan bergantung pada pandangan SEC terhadap struktur dengan leverage yang lebih tinggi alih-alih kustodian spot. Jika diizinkan, dana tersebut dapat meningkatkan arus jangka pendek yang terkait derivatif serta sensitivitas volatilitas di sekitar kontrak berjangka BTC dan ETH saat para penerbit bersaing dalam hal leverage.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.08%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Cboe meminta persetujuan regulator AS untuk meluncurkan ETF futures Bitcoin dan Ethereum dengan leverage 3x, langkah yang berpotensi memperpanjang persaingan produk ETF kripto berleverage di Amerika Serikat melampaui produk 2x yang sudah diperdagangkan. Berdasarkan dokumen yang dipublikasikan di SEC.gov, Cboe BZX Exchange mengajukan perubahan aturan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) agar dapat mencatatkan dan memperdagangkan ETF yang memberikan eksposur leveraged 3x terhadap futures Bitcoin dan Ethereum. Produk yang diusulkan berfokus pada eksposur futures berleverage, bukan memegang Bitcoin atau Ethereum spot secara langsung, sehingga berbeda dari ETF kripto spot yang saat ini mendominasi pencatatan di AS. Jika disetujui, dana tersebut akan menjadi ETF 3x pertama di AS untuk Bitcoin dan Ether, seperti dilaporkan The Block. Kunci berikutnya ada pada keputusan SEC, karena produk futures berleverage membutuhkan persetujuan regulator sebelum bisa mulai diperdagangkan. Cboe sendiri aktif menjadi bursa untuk pengajuan ETF yang terkait kripto. Sebelumnya, Cboe mendorong proposal Invesco Galaxy Solana ETF ke SEC serta mengajukan pencatatan untuk 21Shares XRP ETF. Dorongan ke leverage 3x muncul setelah adanya minat pada produk 2x Ethereum milik Volatility Shares, ETHU, yang sudah diperdagangkan dan disebut penerbitnya sebagai produk leveraged yang aktif. Keberadaan dana 2x yang "live" kerap dipandang sebagai sinyal adanya permintaan terhadap eksposur kripto berleverage, sekaligus memicu kompetisi antar penerbit untuk menawarkan alternatif dengan leverage lebih tinggi. Bagi trader dan pengamat pasar, struktur 3x akan memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian dibandingkan produk 2x. Karena itu, sikap SEC terhadap produk futures kripto dengan leverage lebih tinggi menjadi faktor penentu. Ekspansi eksposur kripto berleverage juga berlangsung seiring perkembangan pasar AS, termasuk keputusan CFTC yang mengizinkan perdagangan margin untuk Bitcoin dan Ethereum. Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Pasar cryptocurrency dan aset digital memiliki risiko tinggi. Lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil keputusan.