Bank Sentral Brasil Siapkan Sistem Peringatan Dini Ancaman Kripto Usai Peretasan US$180 Juta

Ringkasan Pasar AI
Bank sentral Brasil sedang meluncurkan sistem peringatan ancaman kripto real-time setelah serangan siber senilai $180M, di mana dana yang dicuri sebagian dikonversi menjadi BTC dan USDT. Inisiatif tersebut, ditambah rencana penahanan preventif 24 jam untuk transfer di atas $10.000, menandakan kontrol operasional dan kepatuhan yang lebih ketat bagi bursa lokal serta bank. Dalam jangka dekat, hal ini dapat mengurangi kecepatan transaksi dan meningkatkan friksi untuk arus on/off-ramp berukuran besar.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.98%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bank Sentral Brasil menyiapkan sistem peringatan dini real-time untuk mendeteksi ancaman di aset kripto. Otoritas moneter tersebut menggandeng perusahaan perlindungan ancaman aset digital Hypernative guna membantu bank serta bursa kripto domestik dalam identifikasi serangan, penanganan insiden, dan pelacakan aliran dana. Langkah ini dipercepat setelah insiden pada Juli 2025, ketika pelaku siber memanfaatkan celah perangkat lunak di perusahaan middleware perangkat lunak finansial C&M dan mencuri sekitar US$180 juta dari sistem keuangan. Sebagian dana kemudian dikonversi menjadi Bitcoin dan USDT melalui bursa. Regina Pedroso, Direktur Eksekutif Brazilian Tokenization Association (ABToken), mengatakan integrasi sistem dijadwalkan dimulai dalam dua pekan ke depan, dengan Foxbit dan Mercado Bitcoin ikut dalam implementasi. Sejumlah lembaga terkait dilaporkan telah merampungkan pengujian dan menerbitkan peringatan sebagian. Brasil juga akan menerapkan penahanan preventif selama 24 jam untuk transfer kripto yang melebihi US$10.000 per transaksi atau akumulasi harian.