Blockstream Tegaskan Tak Akan Bayar Tebusan atas Hilangnya 4.000 BTC di Liquid Network
Ringkasan Pasar AI
Penolakan Blockstream untuk membayar tebusan setelah sekitar 4.000 BTC ditarik dari Liquid Network menyoroti risiko operasional dan keamanan pada sidechain Bitcoin serta infrastruktur terkait. Insiden tersebut dan penangguhan operasi Liquid dapat meningkatkan kekhawatiran terkait pihak lawan dan kustodi bagi pengguna serta penyedia layanan yang terhubung. Niat Blockstream untuk bekerja sama dengan penegak hukum dan firma forensik dapat membantu upaya pemulihan, tetapi juga menegaskan meningkatnya pengawasan seputar peristiwa tersebut.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.89%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ChainCatcher melaporkan, Blockstream menyatakan melalui Twitter/X bahwa perusahaan tidak akan membayar tebusan untuk mendapatkan kembali Bitcoin yang dicuri dari Liquid Network. Menurut Blockstream, pengambilalihan aset tanpa izin dan penolakan untuk mengembalikannya merupakan tindakan pencurian, bukan responsible disclosure maupun perilaku "whitehat".
Blockstream menegaskan, apabila dana tersebut tidak dikembalikan, pihaknya akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum, bursa, penyedia layanan, serta pakar forensik untuk melacak dan memulihkan aset, sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab melalui seluruh jalur hukum yang tersedia. Blockstream juga mengingatkan bahwa transaksi Bitcoin bersifat transparan sehingga bukti terkait tidak akan hilang.
Blockstream merupakan pengembang utama dan penyedia teknologi Liquid Network. Sementara itu, Liquid Network sebelumnya menyebut "sekitar 4.000 BTC ditarik oleh peretas whitehat," yang membuat operasional sidechain tersebut sempat dihentikan.