Bitmine Tambah Kepemilikan ETH Senilai US$74 Juta di Tengah Optimisme terhadap Clarity Act

Ringkasan Pasar AI
Pembelian ETH senilai $74 juta oleh Bitmine meningkatkan kepemilikan menjadi 5,74M ETH (~4,8% dari pasokan), memperkuat latar permintaan yang terkonsentrasi dan secara struktural suportif bagi Ethereum. Chairman Thomas Lee mengaitkan kekuatan ETH terhadap BTC dengan meningkatnya peluang lolosnya U.S. Clarity Act, memposisikan kejelasan regulasi sebagai katalis bagi platform smart contract. Kontras dengan penjualan BTC yang jarang dilakukan Strategy menyoroti arus treasury korporasi yang berbeda, mendukung sentimen relatif ETH dalam jangka dekat.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
ETH/USDT+0.19%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitmine Immersion (BMNR), yang disebut sebagai perusahaan treasury Ethereum (ETH) terbesar, mempercepat akumulasi pekan lalu dengan membeli 42.197 ether. Chairman Thomas Lee menilai prospek regulasi kripto di AS yang kian membaik menjadi katalis bagi aset tersebut. Dalam pembaruan pada Senin, pembelian terbaru itu bernilai sekitar US$74 juta berdasarkan harga ether saat ini di kisaran US$1.750. Setelah transaksi tersebut, total kepemilikan Bitmine naik menjadi 5,74 juta ETH. Nilainya kini sekitar US$10 miliar dan setara dengan 4,8% dari pasokan beredar Ethereum, mendekati target perusahaan untuk menguasai 5% suplai ETH. Di luar ETH, Bitmine juga memegang 206 bitcoin, kas serta surat berharga yang mudah diperdagangkan sebesar US$527 juta, serta kepemilikan saham di Beast Industries dan Eightco Holdings. Total gabungan aset kripto, kas, dan investasinya mencapai US$11,1 miliar. Pembelian pekan lalu lebih besar dibanding pekan sebelumnya yang sebesar 27.084 ETH, meski masih di bawah laju akumulasi mingguan enam digit yang sempat dipertahankan Bitmine pada awal tahun ini. Langkah Bitmine berbanding terbalik dengan Strategy (MSTR), perusahaan treasury aset digital terbesar sekaligus pemegang bitcoin korporasi terbesar, yang menjual BTC senilai sekitar US$216 juta untuk menambah likuiditas. Penjualan ini menjadi pengurangan kepemilikan bitcoin yang jarang terjadi dan menyoroti tekanan pendanaan yang dihadapi Strategy di tengah pelemahan pasar kripto serta meningkatnya kewajiban dividen. Performa ether tercatat mengungguli bitcoin sebesar 6% hingga pekan lalu. Dinamika ini muncul setelah tren turun yang nyaris berkelanjutan sejak Agustus. Lee mengaitkan penguatan relatif ETH terhadap BTC dengan meningkatnya optimisme bahwa rancangan Clarity Act dapat disahkan. Ia mengatakan pasar prediksi kini memberi probabilitas sekitar 50% untuk lolosnya legislasi tersebut, level tertinggi dalam dua pekan. Menurut Lee, kepastian regulasi merupakan tonggak penting yang memungkinkan kripto—terutama platform smart contract seperti Ethereum—diuntungkan seiring kripto menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Ia mencontohkan jaringan layer-2 Ethereum yang memproses transaksi USDC untuk perusahaan seperti Shopify dan Visa sebagai sinyal adopsi teknologi blockchain di pembayaran arus utama. Bitmine juga telah melakukan staking lebih dari 4,8 juta ETH melalui platform staking MAVAN dan infrastruktur terkait, sehingga menghasilkan pendapatan staking berulang yang melengkapi strategi treasury. Pada harga saat ini, nilai ETH yang di-stake tersebut diperkirakan sekitar US$8,5 miliar.