Bitmine Borong ETH Senilai US$81 Juta, Pembelian Mingguan Terbesar Sejak Awal Juli

Ringkasan Pasar AI
Bitmine mempercepat strategi treasury ETH-nya, membeli 32.447 ETH (~$81M) dan meningkatkan kepemilikan menjadi 5,85 juta token (~4,8% dari pasokan), mendekati target 5% mereka. Skala dan konsistensi akumulasi mingguan memperketat float yang tersedia, sementara staking ~87% dari kepemilikan memperkuat berkurangnya pasokan yang beredar dan menyoroti permintaan yang didorong imbal hasil. Berita ini mendukung sentimen ETH dalam jangka dekat di tengah rebound kripto yang lebih luas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
ETH/USDT+1.05%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitmine Immersion Technologies (BMNR; US$23,49 saat penutupan), yang dikenal sebagai perusahaan dengan kas Ethereum (ETH) terbesar, kembali mempercepat akumulasi ether pekan lalu. Perusahaan membeli 32.447 ETH setelah beberapa pekan sebelumnya menambah cadangan kripto dalam jumlah lebih kecil. Dengan acuan harga ETH sekitar US$2.500 pada Senin, transaksi tersebut bernilai kurang lebih US$81 juta dan mendorong total kepemilikan Bitmine menjadi 5.847.611 token. Nilai portofolio ETH itu diperkirakan sekitar US$14,6 miliar pada harga saat ini. Saham BMNR naik 3,5% pada perdagangan prapembukaan, seiring ETH menembus US$2.500. Perusahaan yang dipimpin Tom Lee itu sempat mengurangi laju pembelian dalam beberapa bulan terakhir ketika mendekati target internal untuk menguasai 5% dari suplai Ethereum. Meski begitu, Bitmine tidak pernah benar-benar berhenti membeli. Menurut Lee, sejak meluncurkan strategi kas Ethereum pada Juni 2025, Bitmine menambah ETH setiap minggu. Porsi kepemilikan Bitmine kini setara sekitar 4,8% dari total suplai Ethereum yang berjumlah 120,7 juta token. Dengan tingkat suplai saat ini, untuk mencapai target 5% Bitmine membutuhkan sekitar 6,04 juta ETH, sehingga masih kurang kira-kira 187.000 token. Akselerasi pembelian tersebut terjadi bersamaan dengan rebound harga aset kripto, termasuk ETH yang naik sekitar 30% dalam sepekan terakhir. Lee menilai penguatan ini masih berpeluang berlanjut, merujuk pada dua periode sebelumnya ketika ETH juga menguat lebih dari 30% dalam satu minggu. "Dalam dua contoh preseden itu, kenaikan mingguan >30% menjadi titik peluncuran untuk pergerakan ETH yang lebih besar," ujar Lee. Ia mencatat, setelah lonjakan serupa pada Juli 2021, ether naik 167%, dan naik 170% setelah reli Mei 2025. Ia menegaskan pola historis tidak menjamin imbal hasil yang sama. Menurut Lee, kondisi keuangan yang lebih longgar, dorongan Wall Street untuk melakukan tokenisasi aset, serta potensi penggunaan blockchain oleh agen AI dapat menjadi penopang tambahan. Ia juga memperkirakan tren tersebut akan membantu ether memperbaiki kinerja relatifnya terhadap bitcoin. Di sisi operasional, Bitmine juga mengoptimalkan sebagian besar kasnya lewat staking. Perusahaan telah melakukan staking atas 5,07 juta ETH atau sekitar 87% dari total kepemilikan, dan memproyeksikan pendapatan staking tahunan sekitar US$330 juta pada tingkat imbal hasil saat ini.