BitMEX Akan Tutup Setelah 11 Tahun Beroperasi, Perdagangan Berakhir 23 September 2026

Ringkasan Pasar AI
BitMEX akan melakukan penghentian bertahap dan menghentikan perdagangan pada 23 September 2026, dengan pembatasan bertahap pada posisi baru dan penutupan paksa yang semakin progresif. Penutupan ini menghilangkan sebuah venue derivatif kripto yang telah lama beroperasi dan kemungkinan akan mendistribusikan ulang likuiditas serta open interest perpetual futures di antara bursa pesaing. Biaya penarikan untuk saldo yang tersisa dan potensi keterlambatan pemrosesan dapat mendorong arus keluar yang dipercepat, sementara para trader sebaiknya mengantisipasi dislokasi sementara pada kontrak yang tipis selama proses penghentian.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.77%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BitMEX akan menghentikan operasional bursa derivatifnya setelah 11 tahun beroperasi, menyusul tinjauan strategi internal, menurut pengumuman perusahaan. HDR Global Trading Limited selaku pemilik dan operator menyatakan perdagangan akan berhenti pada 23 September 2026 pukul 04:00 UTC. Jadwal penutupan dan tahapan pembatasan Pendaftaran akun baru sudah dihentikan. Aktivitas perdagangan masih dibuka hingga 23 September 2026 pukul 04:00 UTC, dengan pembatasan yang diberlakukan bertahap untuk menutup pasar secara tertib. Mulai 26 Agustus pukul 04:00 UTC, trader tidak dapat lagi membuka posisi baru; hanya pengurangan posisi yang sudah ada yang diizinkan. Dalam beberapa pekan berikutnya, BitMEX akan secara progresif melakukan penutupan paksa atas posisi yang masih tersisa. Posisi yang tetap terbuka saat bursa ditutup akan dilikuidasi secara otomatis. Kontrak dengan likuiditas tipis dapat diselesaikan lebih awal sesuai prosedur penyelesaian BitMEX yang berlaku, dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pengguna terdampak. Setelah perdagangan berhenti, pengguna masih dapat masuk untuk melihat saldo dompet, riwayat transaksi, serta menarik aset yang tersisa. Dana nasabah, biaya, dan proses penarikan BitMEX menyatakan aset nasabah tetap berada dalam kendali pengguna selama masa transisi. Perusahaan merujuk pada Proof of Reserves and Liabilities sebagai bukti bahwa cadangan melebihi kewajiban kepada nasabah. Pengguna diminta menutup posisi dan menarik dana sebelum penutupan. Pengguna yang masih menyisakan dana di platform setelah 23 September tetap dapat melakukan penarikan, tetapi akan dikenai biaya sebesar ekuivalen US$50 per bulan atau 1% per tahun (mana yang lebih besar), dipotong setiap bulan. BitMEX menambahkan biaya ini dapat naik dengan pemberitahuan sebelumnya jika saldo tetap dibiarkan di platform. Bursa juga mengingatkan adanya potensi keterlambatan proses karena lonjakan permintaan penarikan dan waktu konfirmasi blockchain (terutama Bitcoin). Selama masa penghentian, BitMEX akan menambahkan tahapan peninjauan penarikan. BitMEX meminta pelanggan waspada terhadap phishing dan penipuan yang memanfaatkan pengumuman penutupan, serta menegaskan tidak ada layanan "priority withdrawal". Sekilas sejarah BitMEX BitMEX diluncurkan pada 2014 dan turut memopulerkan perpetual swap berleverage tinggi. Kontrak perpetual berleverage 100x menjadi produk yang banyak diperdagangkan di berbagai bursa derivatif. Perusahaan menyoroti rekam jejak lebih dari 11 tahun tanpa kehilangan dana pelanggan akibat peretasan, dan menyebut keamanan sebagai fitur inti. Perjalanan BitMEX juga diwarnai perubahan regulasi dan kepemimpinan. Para pendiri Arthur Hayes, Ben Delo, dan Samuel Reed mundur pada 2020 di tengah tuduhan di AS terkait lemahnya kontrol anti pencucian uang (tuduhan yang kemudian diakui bersalah oleh BitMEX). Alexander Höptner menjadi CEO pada 2021, disusul Stephan Lutz pada 2022. Bulan ini, BitMEX mengumumkan perombakan eksekutif: mantan CEO Stephan Lutz, CFO Ina Steiner, dan chief growth officer Raphael Polansky hengkang, sementara mantan global general counsel dan COO Peter Wilkinson ditunjuk sebagai CEO. Laporan media saat itu menyebut perubahan kepemimpinan merupakan bagian dari reorganisasi ketika perusahaan menjajaki potensi penjualan. Mengapa ini penting BitMEX termasuk pelopor dan pemain paling berpengaruh di derivatif kripto, serta berperan besar menjadikan perpetual futures sebagai standar pasar. Penutupan ini menandai berakhirnya satu bab penting di pasar derivatif dan berpotensi mendorong perpindahan likuiditas serta open interest ke platform pesaing. Saran praktis untuk pengguna Tutup posisi dan tarik aset sebelum 23 September 2026 untuk menghindari likuidasi paksa dan potensi biaya. Waspadai upaya phishing atau penipu yang menawarkan penarikan "lebih cepat"; BitMEX menegaskan layanan semacam itu tidak ada. Pantau kanal resmi BitMEX untuk pengumuman terkait penyelesaian paksa dan pembaruan pemrosesan penarikan. Penutupan bertahap BitMEX menjadi perkembangan besar bagi ekosistem derivatif kripto dan pengingat agar pengguna segera bertindak bila masih memiliki eksposur di platform.