Bitcoin Tembus US$80.000, Picu Likuidasi Posisi Short Lebih dari US$445 Juta

Ringkasan Pasar AI
Pergerakan Bitcoin menembus di atas $80.000 menyusul jalur suku bunga The Fed yang kurang hawkish daripada yang dikhawatirkan, mendorong sentimen risk-on dan memicu short squeeze yang didorong oleh derivatif. Lebih dari $445M posisi short kripto (>$230M di BTC) dilikuidasi, mengindikasikan penyesuaian posisi paksa yang cepat dan volatilitas jangka pendek yang meningkat. Kegagalan pemungutan suara prosedural Senat AS terkait Clarity Act sempat menekan sentimen, tetapi rebound yang didorong faktor makro mendominasi reaksi pasar.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+5.72%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CoinDesk melaporkan, Bitcoin menembus level US$80.000 pada perdagangan Jumat dan memicu gelombang penutupan posisi short di pasar kripto. Penguatan ini banyak dikaitkan dengan keputusan suku bunga terbaru Federal Reserve. Meski The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin, proyeksi lintasan suku bunga dinilai tidak seagresif kekhawatiran pasar, sehingga aset berisiko kembali menguat. Dalam pergerakan harian, Bitcoin sempat menyentuh US$80.857. Saat ini Bitcoin diperdagangkan di US$80.846, naik 5,88% dalam 24 jam terakhir. Harga pembukaan berada di sekitar US$76.355, sementara level terendah harian tercatat US$76.236. Sebelumnya, Bitcoin sempat turun di bawah US$75.000 setelah pemungutan suara prosedural di Senat AS gagal meloloskan Clarity Act, yang sempat menekan sentimen. The Fed pekan ini mengumumkan kenaikan suku bunga 25 basis poin, kenaikan pertama sejak 2023. Dot plot yang menyertai keputusan tersebut menunjukkan median suku bunga kebijakan sekitar 4,1% pada akhir 2027. Pasar menilai ruang kenaikan lanjutan terbatas, sehingga kekhawatiran pengetatan berkepanjangan mereda. Lonjakan harga memicu likuidasi besar di pasar derivatif. Total likuidasi posisi short di seluruh pasar kripto dilaporkan melampaui US$445 juta. Dari jumlah itu, likuidasi short terkait Bitcoin menembus US$230 juta, lebih dari separuh total. Posisi short merupakan taruhan pada penurunan harga. Ketika harga bergerak cepat berlawanan arah, trader berleverage dapat terlikuidasi karena margin tidak mencukupi. Penutupan paksa ini ikut mendorong harga naik dan memicu reaksi berantai likuidasi yang dikenal sebagai "short squeeze". Ringkasan angka utama: - Likuidasi short Bitcoin: lebih dari US$230 juta - Total likuidasi short pasar: lebih dari US$445 juta - Kenaikan Bitcoin 24 jam: 5,88% Pasar kini memantau level US$82.281. Laporan tersebut menyebut resistensi jangka pendek berada di sekitar US$82.281, dengan area support di US$75.569 dan berikutnya US$68.858. Sejumlah indikator teknikal disebut masih mendukung kekuatan tren, meski setelah lonjakan tajam satu hari pasar berpotensi memasuki fase konsolidasi. Average Directional Index (ADX) tercatat 40,6, di atas ambang umum 25, yang mengindikasikan tren kuat. CoinDesk juga mencatat Bitcoin membentuk "golden cross" pekan lalu, ketika rata-rata bergerak jangka pendek menembus di atas rata-rata bergerak jangka panjang, yang umumnya dipandang sebagai sinyal bullish. Volatilitas juga disebut sempat terkompresi hampir dua minggu, kondisi yang kerap diikuti perluasan pergerakan harga. Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada kemampuan Bitcoin bertahan di atas US$80.000 dan apakah penutupan posisi short masih berlanjut sehingga menambah momentum kenaikan.