Harapan meredanya tensi AS–Iran dorong aset berisiko; BTC tembus US$80.000
Ringkasan Pasar AI
Tanda-tanda de-eskalasi AS–Iran meningkatkan selera risiko global: minyak mengalami aksi jual, futures ekuitas AS naik, dan imbal hasil Treasury turun, mendukung aset ber-beta lebih tinggi. BTC sempat menembus $80,000 di tengah kembalinya posisi "depresiasi dolar" dan perdebatan mengenai intervensi pasar obligasi Treasury, memperkuat permintaan untuk aset alternatif. Arah jangka dekat bergantung pada laporan laba NVIDIA, inflasi PCE AS, dan pesan dari Jackson Hole yang dapat mereset ekspektasi suku bunga September.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.21%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan, pada 25 Agustus, ekspektasi meredanya konflik AS–Iran menguat dan memicu pemulihan luas pada aset berisiko global. The New York Times menyebut Amerika Serikat bersiap memulangkan kembali personel diplomatik yang sebelumnya dievakuasi ke kedutaan-kedutaannya di Timur Tengah. Pasar menilai langkah ini sebagai sinyal Washington tidak melihat peluang pecahnya konflik skala penuh dengan Iran dalam waktu dekat.
Di komoditas energi, Brent sempat turun di bawah US$90 per barel, merosot lebih dari 3% pada hari itu. WTI turut melemah sekitar 3%. Kontrak berjangka saham AS menguat: S&P 500 futures naik 0,4% dan Nasdaq 100 futures naik 0,9%.
Kenaikan dipimpin sektor semikonduktor. NVIDIA menguat sekitar 0,9% pada perdagangan pra-pasar dan berpeluang mengakhiri tren turun tujuh hari. Micron, Seagate, serta saham terkait AI lainnya juga menguat tajam.
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun sekitar 3 basis poin ke 4,66%. Penurunan yield memberi ruang dukungan tambahan bagi aset berisiko.
Di pasar kripto, BTC sempat menembus US$80.000 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei sebelum kenaikannya mereda. Pasar menilai kembalinya minat pada strategi perdagangan yang bertaruh pada pelemahan dolar, ditambah intervensi terbaru Menteri Keuangan AS Bentsen di pasar obligasi, mendorong sebagian dana mencari aset alternatif di luar dolar dan menopang pergerakan BTC.
Pada saat yang sama, investor miliarder Stanley Druckenmiller mengkritik intervensi Bessent di pasar obligasi lewat artikel di The Wall Street Journal, dengan pernyataan: \u0022Upaya pemerintah untuk melepaskan harga dari fundamental selalu berakhir gagal.\u0022
Pelaku pasar kini menanti laporan keuangan NVIDIA, data inflasi PCE AS, serta pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di simposium Jackson Hole pada Jumat ini. Rangkaian agenda tersebut diperkirakan dapat membentuk arah pasar dan ekspektasi suku bunga untuk September.