Bitcoin Tembus US$72.000, Area US$75.800 Jadi Ujian Berikutnya di Tengah Sinyal On-chain yang Beragam

Ringkasan Pasar AI
Penembusan Bitcoin di atas $70.000 dan pergerakannya melewati $72.000 diperkuat oleh short squeeze besar (likuidasi >$3B) di tengah meredanya tekanan yield Treasury tenor panjang akibat perluasan buyback AS dan membaiknya persepsi kebijakan AS melalui dorongan CLARITY Act. Namun, sinyal on-chain beragam: basis biaya STH kembali direbut (~$68,5K) tetapi zona resistensi/konfirmasi utama tetap berada di sekitar $75,8K seiring permintaan spot mendekati positif.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+6.03%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitcoin melesat menembus US$72.000 pada Kamis, memperpanjang pemulihan tajam yang membuat BTC naik sekitar 15% sejak awal pekan. Kenaikan ini juga memaksa posisi bearish bernilai miliaran dolar tersapu dari pasar derivatif. Pergerakan tersebut terjadi setelah BTC menembus US$70.000 untuk pertama kalinya sejak awal Juni. Setelahnya, Bitcoin diperdagangkan di kisaran awal US$72.000, sementara saham terkait kripto seperti Coinbase dan Strategy ikut menguat. Reuters melaporkan BTC sempat berada di sekitar US$71.700 pada Kamis, naik 3,4% pada hari itu, sebelum reli berlanjut. Penguatan didorong kombinasi turunnya imbal hasil Treasury tenor panjang, menguatnya sinyal kebijakan kripto AS, serta short squeeze besar yang makin cepat setelah Bitcoin melewati area resistensi utama. Dukungan awal datang dari pasar obligasi. Departemen Keuangan AS meningkatkan ukuran beberapa operasi buyback utang berjatuh tempo panjang dari US$2 miliar menjadi minimal US$4 miliar, setelah yield Treasury 30 tahun menyentuh level tertinggi 19 tahun. Langkah ini membantu meredakan tekanan pada yield jangka panjang dan menopang aset berisiko, termasuk Bitcoin dan saham teknologi. Reuters menyebut Treasury memperkirakan operasi yang lebih besar ini menambah setidaknya US$14 miliar buyback pada kuartal berjalan. Faktor politik turut menambah tenaga reli. Presiden Donald Trump meminta Kongres mengesahkan versi "yang adil" dari CLARITY Act yang mandek, usai bertemu eksekutif kripto dan regulator di Gedung Putih. RUU tersebut bertujuan memperjelas pembagian kewenangan pengawasan aset digital antara SEC dan CFTC. Ketika BTC melampaui US$70.000, posisi leverage memperbesar pergerakan. Likuidasi short kripto melampaui US$3 miliar dalam dua hari, menurut data pasar, menjadi salah satu peristiwa short covering terbesar dalam beberapa tahun. Meski sudah breakout, data on-chain belum sepenuhnya mengonfirmasi pembalikan tren. Bitcoin berhasil merebut kembali basis biaya Short-Term Holder versi Glassnode di sekitar US$68.500, sebuah perbaikan penting setelah berpekan-pekan melemah. Glassnode juga mencatat True Market Mean masih berada di sekitar US$75.800, menjadikan level itu area resistensi besar berikutnya di atas harga saat ini. Dalam laporan on-chain mingguan, Glassnode menempatkan Realized Profit/Loss Ratio di sekitar 0,75. Menurut mereka, kenaikan rasio di atas 2 akan menjadi bukti yang lebih kuat bahwa pasar memasuki fase ekspansi yang lebih tahan lama. Artinya, posisi Bitcoin jauh lebih kuat dibanding beberapa hari lalu, tetapi masih ada zona konfirmasi krusial di depan. Bertahan di atas kisaran US$68.500"US$70.000 sambil melihat permintaan spot berbalik positif akan memperkuat argumen bahwa kenaikan menuju US$72.000 berkembang menjadi pemulihan yang lebih luas, bukan semata-mata efek short squeeze. Fokus berikutnya adalah apakah pembelian riil bisa menggantikan dorongan dari short covering paksa. Laporan CryptoQuant yang terbit 18 Agustus menunjukkan apparent spot demand Bitcoin 30 hari membaik tajam, dari -206.000 BTC pada 23 Juli menjadi sekitar -5.000 BTC. Indikator itu berarti semakin dekat ke wilayah positif untuk pertama kalinya sejak akhir Februari. CryptoQuant menemukan bahwa pergeseran sebelumnya dari apparent demand negatif ke positif diikuti median imbal hasil BTC 60 hari sebesar 18,1%, dengan hasil positif pada 78% dari sinyal independen yang mereka telaah. Perbaikan ini terjadi setelah periode ketika permintaan spot tertinggal dari aktivitas derivatif, membuat pemulihan sebelumnya lebih rentan. Terdapat pula tanda pemegang besar mulai memposisikan diri untuk harga yang lebih tinggi. Lebih dari 38.000 BTC baru-baru ini masuk ke accumulation addresses di sekitar estimasi basis biaya rata-rata US$70.000, membuat akumulasi whale menjadi semakin relevan setelah BTC bergerak di atas level tersebut.