Bitcoin Tergelincir di Bawah US$80.000 Setelah Data Tenaga Kerja AS Jauh di Atas Perkiraan

Ringkasan Pasar AI
Laporan pekerjaan AS bulan Agustus yang jauh lebih kuat dari perkiraan mendorong imbal hasil Treasury lebih tinggi dan memperketat ekspektasi pelonggaran The Fed, mengangkat dolar dan menekan aset berisiko yang berdenominasi dolar. Bitcoin berbalik arah dari level tertinggi intraday empat bulan dan turun di bawah $80.000, sementara emas juga melemah dan saham AS bergerak campuran. Meski terjadi penurunan, ETF spot Bitcoin tetap mencatat arus masuk bersih yang besar, menunjukkan permintaan dasar yang tangguh.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-1.95%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitcoin kembali melemah ke bawah US$80.000 setelah data ketenagakerjaan AS untuk Agustus melampaui ekspektasi pasar, mendorong pelaku pasar memangkas proyeksi pelonggaran moneter. CoinDesk melaporkan, aset kripto terbesar itu sempat menyentuh level tertinggi empat bulan pada Jumat sebelum berbalik arah; emas dan saham AS ikut tertekan. Data Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) menunjukkan nonfarm payrolls naik 162.000 pada Agustus, jauh di atas perkiraan 53.000. Tingkat pengangguran bertahan di 4,1% sesuai konsensus, sementara data ketenagakerjaan untuk Juni dan Juli direvisi naik. Respons pasar suku bunga berlangsung cepat. Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas yang dipasang trader untuk kenaikan suku bunga The Fed pada rapat 15–16 September naik ke 58% dari 49,4% sehari sebelumnya. Imbal hasil obligasi pemerintah AS menguat di seluruh tenor, dengan yield 2 tahun menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025. Sebelum rilis data payrolls, Bitcoin naik hingga US$82.240, tertinggi dalam empat bulan. Sehari sebelumnya, Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyiratkan preferensi untuk mempertahankan suku bunga, yang sempat mendukung aset berisiko dalam jangka pendek. Setelah data tenaga kerja keluar lebih kuat, sentimen tersebut memudar. Dalam hitungan menit, Bitcoin turun lebih dari 2% dan sempat merosot ke sekitar US$79.300. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan daya tarik aset bebas risiko dan menguatkan dolar AS, yang kerap menekan aset berisiko berdenominasi dolar serta emas. Meski harga terkoreksi, sentimen kripto secara umum masih positif. Fear & Greed Index CoinMarketCap berada di 75, masih di zona "greedy", meski turun dari pekan lalu yang berada di level "extreme greed". ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk bersih US$730,8 juta hari ini, melanjutkan momentum pembelian yang sebelumnya didorong oleh meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga. Altcoin Season Index berada di 38, menandakan preferensi pasar masih condong ke Bitcoin dibanding altcoin secara luas. Di pasar saham AS pada Jumat, indeks bergerak bervariasi: Dow Jones turun 0,4%, S&P 500 melemah 0,2%, sementara Nasdaq naik 0,1%. Emas sempat turun ke US$4.380 per ons pada perdagangan intraday. Perhatian pasar kini tertuju pada rapat suku bunga Federal Reserve pada 15–16 September serta laporan pekerjaan AS berikutnya yang dijadwalkan rilis pada 2 Oktober.