Bitcoin dan Ethereum Turun di Tengah Molornya RUU CLARITY dan Aksi Jual Saham Global
Ringkasan Pasar AI
Kripto melemah seiring memburuknya sentimen risiko di dua sisi: ketidakpastian seputar Undang-Undang CLARITY AS setelah penundaan rilis teks terbaru dan menurunnya peluang pengesahan, serta aksi jual tajam ekuitas global yang dipimpin oleh saham semikonduktor setelah model AI Tiongkok berbiaya rendah dan berkinerja tinggi menantang asumsi belanja modal AI. Dengan korelasi kripto terhadap indeks ekuitas utama dilaporkan di atas 80%, de-risking lanjutan yang dipimpin sektor teknologi dapat menekan posisi aset digital secara luas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.91%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Menurut CoinDesk, pasar kripto melemah pada Kamis. Bitcoin, Ethereum, dan XRP kompak turun setelah sentimen tertekan dua isu: kemajuan RUU CLARITY (CLARITY Act) di AS yang lebih lambat dari perkiraan, serta gelombang aksi jual di pasar saham global usai rilis model AI dari China yang menekan aset berisiko.
Bitcoin sempat merosot ke US$63.367, turun 1,78% dalam 24 jam. Ethereum turun ke US$1.830, sementara XRP melemah ke US$1,08. Total kapitalisasi pasar seluruh aset kripto turun menjadi US$2,18 triliun, dengan Fear & Greed Index bertahan di level 31.
Draf terbaru RUU CLARITY belum dipublikasikan. Pada hari yang sama, Komite Jasa Keuangan DPR AS menggelar dengar pendapat di New York untuk membahas bagaimana RUU tersebut dapat mendorong inovasi aset digital. Agenda ini belum mencakup pemungutan suara, tetapi dipandang sebagai salah satu tahapan formal sebelum RUU melangkah ke proses pemungutan suara di Senat. Perwakilan Timmons mengatakan dalam pertemuan itu bahwa RUU tersebut sudah memasuki tahap akhir dan menekankan pentingnya bagi daya saing ekonomi AS.
Optimisme pasar kemudian mereda setelah perkembangan baru di Capitol Hill. Laporan menyebutkan, usai pembicaraan antara Trump dan senator Partai Republik terkait ketentuan etika, versi pembaruan RUU masih belum dirilis. Pelaku pasar khawatir teksnya baru keluar pekan depan, sehingga waktu untuk mendorong RUU sebelum reses Agustus menjadi makin sempit. Sejalan dengan itu, probabilitas lolosnya RUU CLARITY di Polymarket turun ke level rendah 31%. Laporan juga mencatat Trump telah bertemu beberapa senator untuk mempercepat pengesahan sebelum reses Agustus.
Tekanan tambahan datang dari pasar saham global. Laboratorium AI China, Moonshot AI, merilis model opensource Kimi K3 dengan skala 2,8 triliun parameter, melampaui rekor sebelumnya milik DeepSeek sebesar 1,6 triliun parameter. Mengacu pada uji benchmark independen yang dikutip laporan, performanya dinilai sebanding dengan Anthropic's Claude Fable 5 dan OpenAI's GPT5.6, tetapi dengan harga layanan jauh lebih murah.
Pasar pun meninjau ulang ekspektasi belanja infrastruktur AI. Sebelumnya, salah satu tesis utama perdagangan bertema AI adalah kompetisi industri akan terus mendorong belanja chip dan pusat data. Munculnya model berperforma lebih tinggi dengan biaya lebih rendah melemahkan ekspektasi itu dan menekan valuasi aset terkait.
Bursa Asia memimpin penurunan. Indeks Nikkei Jepang turun 4%, Indeks Tertimbang Taiwan jatuh 6,5%, dan TSMC merosot 7,3%. Indeks semikonduktor global turun 3%, sudah terkoreksi lebih dari 24% dari puncaknya pada Juni dan masuk ke wilayah bear market secara teknikal. Sejak 22 Juni, lebih dari US$2 triliun kapitalisasi pasar saham chip global disebut telah terhapus.
Ke depan, pasar kripto diperkirakan tetap memantau dua variabel: apakah teks RUU CLARITY terbit sebelum reses Agustus, serta apakah aksi jual saham global yang dipicu isu AI mulai mereda. Pada fase ini, laporan menyebut korelasi pasar kripto dengan indeks saham utama telah melampaui 80%. Bila saham AS dan saham teknologi global masih tertekan, aset kripto berpotensi tetap berada dalam tekanan turun dalam jangka pendek.