Bitcoin Tembus US$80.000, Likuidasi Posisi Short Capai US$415 Juta dalam 24 Jam

Ringkasan Pasar AI
Komunikasi Federal Reserve yang mengisyaratkan urgensi yang lebih rendah untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut menurunkan probabilitas kenaikan suku bunga dan mendorong imbal hasil obligasi 10 tahun lebih rendah, mendukung pergerakan risk-on yang luas di saham dan kripto. Bitcoin kembali menembus $80.000 di tengah short squeeze besar, dengan sekitar ~$416 juta likuidasi posisi short dari total >$500 juta dalam 24 jam, memperkuat momentum kenaikan. Perhatian kini beralih ke nonfarm payrolls AS sebagai katalis kunci berikutnya untuk volatilitas jangka pendek.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+5.51%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CoinMarketCap melaporkan, komentar terbaru sejumlah pejabat Federal Reserve memicu pemulihan aset berisiko. Bitcoin kembali menembus level US$80.000 dan kenaikan diikuti oleh aset kripto utama lainnya. Lonjakan harga yang terjadi cepat memicu likuidasi beruntun pada posisi short yang terkonsentrasi, mendorong total likuidasi besar di pasar kripto sepanjang 24 jam terakhir. Bitcoin kembali di atas US$80.000 Pada saat publikasi, Bitcoin naik ke sekitar US$80.270, atau hampir 3% dalam 24 jam. Ethereum mendekati US$2.500. XRP dan BNB ikut menguat, dengan XRP mencatat kenaikan harian sekitar 6%. Penguatan tidak hanya terjadi di kripto. Pasar saham AS juga menguat: Dow Jones Industrial Average naik 453 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq sama-sama naik mendekati 1%. Kenaikan selera risiko secara luas mendorong rebound serempak pada aset kripto. Sinyal The Fed meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Pemicu langsung pemulihan pasar datang dari Gubernur Federal Reserve, Waller. Dalam pernyataan rekaman yang disampaikan pada acara Reuters, ia menyatakan bahwa bila data inflasi berikutnya terus membaik, ia cenderung mendukung mempertahankan suku bunga acuan pada level saat ini. Data CME FedWatch menunjukkan, setelah pernyataan tersebut, probabilitas pasar terhadap kenaikan suku bunga pada rapat 15–16 September turun menjadi 50,4% dari 63,2% sehari sebelumnya. Imbal hasil US Treasury 10 tahun juga turun ke sekitar 4,73%. Suku bunga yang bertahan biasanya membuat daya tarik kas dan obligasi relatif terhadap aset lain tidak terus meningkat, sekaligus mengurangi tekanan pada aset berisiko dari penguatan dolar AS. Pelaku pasar menafsirkan pernyataan ini sebagai sinyal positif bagi saham dan kripto. Short covering memperkuat laju kenaikan Data CoinGlass mencatat lebih dari US$500 juta posisi kripto terlikuidasi dalam 24 jam terakhir. Rinciannya, sekitar US$416 juta berasal dari likuidasi posisi short dan US$92 juta dari posisi long, dengan lebih dari 119.000 trader terdampak. Dalam satu jam terakhir saja, likuidasi short melampaui US$329 juta. Posisi short terkait Bitcoin menyumbang sekitar US$86 juta. Kenaikan harga memaksa penjual short menutup posisi, yang ikut mendorong harga lebih tinggi—pola klasik short squeeze. Pasar menanti data nonfarm payrolls Perhatian berikutnya beralih ke laporan ketenagakerjaan Agustus dari U.S. Bureau of Labor Statistics, rilis data ekonomi besar terakhir sebelum rapat suku bunga The Fed pada September. Jika data tenaga kerja terus melemah, ekspektasi pasar terhadap jalur suku bunga dapat kembali berubah. Sebelumnya, data ketenagakerjaan yang meleset dalam satu bulan saja sempat menekan tajam peluang kenaikan suku bunga, menegaskan bahwa data makro tetap menjadi pemicu utama volatilitas pasar dalam jangka pendek.