Bitcoin Melonjak 5% Setelah Gubernur The Fed Waller Isyaratkan Suku Bunga Ditahan
Ringkasan Pasar AI
Sinyal dari Gubernur The Fed Waller yang condong ke arah penahanan suku bunga pada September mengurangi persepsi risiko pengetatan dalam waktu dekat, sehingga melonggarkan kondisi keuangan bagi aset ber-beta tinggi. Bitcoin naik ~5% secara intraday seiring dengan penguatan kripto yang luas, diperkuat oleh arus masuk bersih sebesar $730.8m ke ETF BTC spot, yang mengindikasikan permintaan institusional yang kuat. Dengan peluang kenaikan suku bunga bergeser menuju nyaris seperti lempar koin, data makro yang masuk dan komunikasi The Fed semestinya menjaga volatilitas kripto tetap tinggi hingga keputusan tersebut.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-1.43%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pekan lalu, pidato bernada hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di ajang Jackson Hole menekan harga Bitcoin [BTC] hingga turun ke sekitar US$77 ribu. Pasar menilai The Fed belum selesai memerangi inflasi, sehingga peluang kenaikan suku bunga naik ke 57%.
Kamis, 3 September, Bitcoin berbalik menguat 5% dalam sehari setelah pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller. Dalam acara Reuters, Waller menyebut ia cenderung mendukung agar suku bunga tidak diubah pada pertemuan September. Pada hari yang sama, ETF spot BTC mencatat arus dana bersih masuk sebesar US$730,8 juta, menegaskan permintaan yang masih kuat.
Kenaikan BTC ikut mengangkat sentimen di pasar kripto. Menurut CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga turun dari 57% menjadi mendekati 50%. Artinya, arah keputusan suku bunga kini benar-benar 50:50, dan setiap data atau peristiwa menjelang pengumuman yang memperjelas hasil berpotensi memicu pergerakan pasar yang lebih besar.
Dampak keputusan The Fed terhadap kripto
Sepanjang 2026, periode di sekitar keputusan suku bunga FOMC kerap menjadi titik balik harga. Sejumlah keputusan pada Januari, Maret, dan Juni memicu reaksi bearish pada Bitcoin, disertai lonjakan likuidasi. Bahkan jika The Fed menahan suku bunga pada September, dampaknya tetap bisa negatif bagi kripto.
Sebagai pengingat, pada 2022 The Fed menaikkan suku bunga dari 0,25% menjadi 4,50% untuk meredam inflasi tinggi. Siklus pengetatan yang agresif ini menyedot likuiditas dari aset kripto dan mempercepat fase bear market BTC. Jika suku bunga kembali dinaikkan, itu akan menjadi sinyal perubahan arah: biaya modal naik lagi dan Bitcoin berpotensi melakukan penyesuaian harga.
Sebaliknya, sinyal dovish dari The Fed akan memperbesar peluang skenario bullish. Bila arus masuk ETF spot berlanjut dan permintaan BTC menguat, kondisi ini dapat mendukung pergeseran menuju bull market yang lebih meyakinkan.
Ringkasan
Komentar Warsh dan Waller memicu pergerakan intraday Bitcoin yang signifikan. Catatan 2026 menunjukkan keputusan menahan suku bunga cenderung direspons bearish oleh BTC, dengan hanya satu reaksi bullish yang terjadi pada April.