Bitcoin Melonjak ke US$79.400, Catat Kenaikan Mingguan Terbaik Sejak 2023 di Tengah Likuidasi US$4,55 Miliar
Ringkasan Pasar AI
Reli Bitcoin ke ~US$79.400 mencerminkan impuls risk-on yang didorong faktor makro, terkait dengan membaiknya ekspektasi likuiditas, turunnya imbal hasil riil, dan rencana buyback obligasi Treasury AS. Pergerakan ini diperbesar oleh likuidasi derivatif sebesar US$4,55 miliar dan meningkatnya open interest futures BTC, sementara ETF BTC spot AS mencatat arus masuk bersih US$606 juta. Dominasi BTC meningkat, mendorong altcoin naik tetapi menegaskan tape yang dipimpin BTC menuju likuiditas akhir pekan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+7.69%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitcoin melesat hingga US$79.400 pada Jumat dan masih diperdagangkan di atas US$76.800, naik 7% dalam 24 jam terakhir, menurut CoinMarketCap. Sejak Senin, BTC sudah menguat hampir 24% dan berpeluang membukukan kinerja mingguan terbaik sejak Maret 2023. Penguatan ini ditopang sentimen makro setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana buyback obligasi untuk menekan imbal hasil jangka panjang.
Reli Bitcoin ikut mengangkat pasar kripto lainnya. XRP naik 19% dan memimpin aset berkapitalisasi besar, dengan volume 24 jam melonjak 139%. ENA menguat 42% dalam periode yang sama dan naik 56% sepanjang pekan setelah mengumumkan fasilitas kredit institusional senilai US$1 miliar dengan FalconX. ZEC naik 12,5%, sementara LINK menguat 32% sepanjang pekan. Indeks Altcoin Season turun dari 36 ke 33 seiring dominasi BTC meningkat ke 59,9%.
Kepala riset CoinShares, James Butterfill, menilai reli ini lebih dipicu konteks makroekonomi ketimbang faktor spesifik industri kripto. Ia mengatakan Bitcoin sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi likuiditas dan real yield, sehingga bereaksi cepat. Pandangan tersebut muncul setelah data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan serta angka ketenagakerjaan yang lemah, yang memperkuat ekspektasi perubahan arah kebijakan Federal Reserve.
Level US$80.000 kini menjadi area validasi penting. Butterfill menyebutnya sebagai "batas krusial" dan memperingatkan bahwa penembusan yang meyakinkan kemungkinan membutuhkan konfirmasi bahwa The Fed mulai menjauh dari pengetatan moneter. Sinyal itu berpotensi muncul pada simposium Jackson Hole pekan depan.
Data derivatif menegaskan besarnya pergerakan ini. Menurut CoinGlass, likuidasi posisi derivatif mencapai total US$4,55 miliar antara Rabu dan Jumat—US$3,3 miliar terjadi pada Rabu, ditambah US$1,25 miliar dalam 24 jam terakhir. Dari total likuidasi 24 jam terakhir, posisi short menyumbang US$1,06 miliar. Open interest kontrak berjangka BTC naik 7,38% menjadi US$57,7 miliar, level tertinggi sejak Juni.
Di sisi arus dana, ETF spot BTC di AS mencatat net inflow US$606 juta pada Kamis, aliran harian terbesar sejak 1 Mei. Dengan penutupan pasar AS, Bitcoin juga memasuki periode likuiditas akhir pekan yang lebih tipis—fase yang secara historis lebih rentan terhadap guncangan peristiwa geopolitik.