Benjamin Cowen Akui Keliru usai Bitcoin Tembus US$85.000, Picu Likuidasi Short Besar-besaran
Ringkasan Pasar AI
Penembusan Bitcoin di atas $85.000 membatalkan tesis bearish yang banyak diikuti dan memicu short covering besar-besaran, dengan sekitar $648M likuidasi posisi short dalam 24 jam dan open interest naik ke $156B, menandakan kembalinya pengambilan risiko. Pergerakan ini diperkuat oleh arus masuk spot Bitcoin ETF yang dilaporkan ($433M) dan pembelian korporasi tambahan (Strategy). Dalam jangka dekat, positioning bergeser karena leverage bearish dipaksa keluar dan aktivitas derivatif kembali terbentuk.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+6.41%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Benjamin Cowen mengakui proyeksi bearish Bitcoin yang ia pegang sepanjang musim panas terbukti keliru setelah BTC menembus US$85.000. Kenaikan ini membawa Bitcoin ke level tertinggi sejak Januari dan memaksa banyak trader yang bertaruh penurunan untuk menutup posisi.
Cowen, pendiri Into The Cryptoverse, pada 21 September menyatakan prediksinya salah dan menegaskan ia tidak akan mencari alasan. Sebelumnya, analisisnya bertumpu pada pola siklus historis Bitcoin. Pada 8 September, ia menilai peluang 65% bahwa titik terendah siklus masih akan terjadi, berbanding 35% bahwa bottom sudah terbentuk. Ia juga memantau realized price Bitcoin di sekitar US$53.000 sebagai level penting yang berpotensi diuji jika pasar masuk ke koreksi yang lebih dalam.
Dalam tesisnya, Cowen turut mengacu pada pola tahun "midterm" sebelumnya, terutama 2014, 2018, dan 2022. Ia sempat melihat Oktober sebagai periode potensial terbentuknya low siklus baru, sementara beberapa skenario penurunannya memasukkan kemungkinan pergerakan menuju US$44.000. Namun, alih-alih melemah, Bitcoin terus pulih, menembus area US$80.000 dan kemudian melewati US$85.000.
Lonjakan ini memicu tekanan besar pada posisi bearish. Data CoinGlass menunjukkan likuidasi short US$647,9 juta dalam 24 jam, dari total likuidasi kripto US$746,6 juta. Open interest juga naik 7,59% menjadi US$156 miliar, menandakan arus masuk posisi baru tetap berlangsung meski posisi bearish dipaksa keluar.
Kekuatan harga Bitcoin di atas US$85.000 juga muncul seiring meningkatnya permintaan institusional. Laporan terbaru menyebut arus masuk spot Bitcoin ETF mencapai US$433 juta pada Jumat. Strategy juga membeli Bitcoin tambahan senilai US$75,7 juta pekan lalu, sehingga total kepemilikannya menjadi sekitar 846.000 BTC. Kombinasi permintaan ETF, aktivitas derivatif yang kembali menguat, dan gelombang likuidasi short agresif dinilai menambah momentum Bitcoin setelah beberapa pekan pemulihan.